Penulis: Zulkarnain Patwa

  • Nilai Maksimal pada Kelas Belajar

    Nilai Maksimal pada Kelas Belajar

    Pada bagian dekat kamera, banyak pelajar ini telah belajar bertahun-tahun di Rumah Belajar Bersama. Tidak ada masalah yang dihadapi sekolah karena nilai sekolahnya biasanya dapat nilai yang maksimal. Begitu lah pengakuan pelajar SMP dan SMA.

    Bagaimana dengan anak anak SD? Untuk Bahasa Inggris, mereka belum punya cerita karena sekolahnya belum belajar bahasa Inggris. Jadinya, mereka hanya jadi pendengar yang baik bila pelajar SMP itu saling membahas pelajaran sekolah. Untuk urusan Matematika, mereka baru ngobrol sama serunya tentang pelajaran dan nilai maksimal yang berhasil diraih.

    Untuk Baca Tulis, banyak anak anak TK bergabung dan dapat lancar membaca dalam dua sampai tiga bulan.

    Urusan mengaji juga demikian. Anak anak tidak mengalami kesulitan berarti dalam melafalkan ayat ayat. Malahan, kita telah mulai merancang untuk memberikan tambahan dasar dasar Bahasa Arab bagi yang sudah lancar mengaji.

    Apa yang membuat mereka terus belajar? Mereka tertantang untuk menuntaskan tahapan buku buku yang kita targetkan lolos pada tingkat advance sehingga perjalanan hidupnya lebih mudah saat berada di jenjang akademik yang lebih tinggi semisal universitas atau menggunakan ilmu untuk kuliah di luar negeri nantinya baik dalam bentuk beasiswa atau pun bukan. Untuk kepentingan lainnya pun dapat berguna. 

    Zulkarnain Patwa
    Pengajar Rumah Belajar Bersama
  • Raih Nilai A

    Raih Nilai A

    Anda meraih nilai A karena melakukan kesalahan paling sedikit. Itu ujian sekolah.

    Dalam belajar mengucapkan bahasa Inggris yang tulisannya lain dengan bacaannya, kesalahan dengan sendirinya banyak. Lebih banyak salah, lebih baik karena lebih banyak yang bisa diperbaiki sehingga kita juga dapat berpikir bahwa nilai A itu adalah hal biasa.

    Foto pada kelas membaca Bahasa Inggris.

  • Rumit tapi Santai

    Rumit tapi Santai

    Pelajaran mereka rumit tapi terlihat santai. Segala hal pelajaran sekolah yang belum tuntas di pikiran pelajar dikerjakan di sini. Cuma karena mereka telah terbiasa, mereka terlihat santai saja.

  • Ketenangan dalam Mengembangkan Otak

    Ketenangan dalam Mengembangkan Otak

    Anak ini suka menyendiri, terpisah dari rekan rekan kelasnya. Sepertinya ia suka suasana yang tenang jauh dari hiruk pikuk diskusi. Ia memilih banyak bertanya pada otaknya sendiri pada soal soal yang diberikan.

    Foto pada Matematika

  • Belajar dengan Hati Gembira

    Belajar dengan Hati Gembira

    Anak anak di bawah umur sangat penting mengenal dunia belajar asalkan belajar dengan hati gembira. Kebiasaan semasa kecil akan mereka bawa hingga dewasa.

    Memang ada benarnya bahwa anak anak jangan dibenahi banyak pelajaran. Tugas kita lah yang membuat pelajaran tersebut bukan jadi beban bagi anak anak.

  • Investasi Masa Depan

    Investasi Masa Depan

    Investasi yang paling berharga adalah ilmu, bukan harta benda. Orang yang berilmu tahu jalan yang terbaik yang ia pilih dalam menentukan masa depannya.

  • Jalan Terbaik

    Jalan Terbaik

    Jangan khawatir. Anda akan menemukan cara tersendiri menyelesaikan masalah. Kita sebagai guru selalu menunjukkan beragam jalan. Anda tinggal memilih jalan mana yang terbaik.

  • Riang Gembira

    Riang Gembira

    Anak anak kita bisa mengerjakan Matematika dengan riang gembira.

  • Ilmu dengan Cita Cita Tinggi

    Ilmu dengan Cita Cita Tinggi

    Siapa pun yang punya cita cita yang tinggi, hendaklah ia menuntut ilmu yang sejalan dengan cita citanya.

    Orang tua tahu cara merekayasa anak anaknya. Selain murah, ilmu yang melekat pada anak tersebut ketika mereka dewasa mampu mereka manfaatkan untuk kemudahan jalan hidupnya.

    Foto pada kelas Matematika

  • Persiapan Go Internasional

    Persiapan Go Internasional

    Kita siapkan pelajar yang bersaing di tingkat global. Karenanya beragam buku yang berstandar internasional kita siapkan untuk mereka pelajari satu persatu hingga semuanya tuntas.