Mengenal kosakata itu mudah, tetapi mengenalkan kelas kata pada kosakata tidak mudah. Kenapa? Orang Indonesia bisa berbicara Bahasa Indonesia dengan lancar tanpa perlu kelas kata. Persoalannya, ketika bahasa masuk dalam pembelajaran akademis, menyusun kalimat dengan benar akan menjadi masalah yang besar.
Bahasa Indonesia dan Inggris mempunyai kesamaan, menggunakan huruf latin. Istilah kelas kata (parts of speech) pada satu kata masih sangat mirip, bisa dicocokkan betapapun pengembangannya sangat berbeda. Memanfaatkan kesamaan tersebut, Miss Fathy Cayadi pada kelas bahasa Inggris di Rumah Belajar Bersama (RBB) Tanete mengenalkan a student sebagai noun (kata benda), smart sebagai adjective (kata sifat), and there sebagai adverb (kata keterangan) yang umum dipakai sebagai pengatur untuk memperkuat pemahaman nominal tense (kalimat nomina). Kata kerja utamanya adalah Be: am, is, are untuk kalimat present dan was, were untuk kalimat past (lampau) biasanya diikuti oleh noun, adjective, and adverb.
Pada penggunaan am, is, are di kalimat present, para pelajar sudah cukup akrab mengenalnya melalui game, praktik lisan dan bacaan. Hal yang sama pun kini diberlakukan pada was dan were di simple past. Fajar Hamzah yang berkesempatan hadir di RBB Tanete memberikan contoh sederhana:
(+) I was there.
(+) You were a student.
(+) He was smart.
Subjek yang dipakai pada kalimat adalah I, you, they, we, He (Adam), She (Hawa), dan It (A dog). Cakupannya meliputi kalimat positive, positive interrogative, negative, and negative interrogative.
Dari sini, kita dapat membaca, dalam satu kalimat, terdapat empat perubahan. Karena terdapat sepuluh subjek, perubahan minimal empat puluh kalimat. Jika diacak, itu tentu akan jauh lebih banyak.
Selanjutnya, mari kita ikuti ungkapan pepatah Arab: sekali ditulis seribu kali diulang. Dari segi jumlah, perubahan contoh di atas terlihat banyak. Ini bukan kelemahan melainkan keunggulan. Kuantitas yang banyak memungkinkan kualitas yang lebih baik. Para pelajar lebih banyak melakukan praktik pengulangan kalimat. Proses perulangan yang mempunyai banyak variasi kalimat meringankan otak untuk lebih mudah memahami.
Patut diingat, karena begitu pentingnya materi ini dan agar selalu mudah diingat, metode oral exercise (latihan lisan) sebelum para pelajar pulang, mereka diwajibkan menyetor simple present dan tambahan satu hal, lawan kata dari adjective. Misalnya, hot vs cold, beautiful vs ugly dan old vs new untuk memperkaya perbendaharaan kata dan dapat digunakan pada kalimat nominal. Mr. Ancha menangkap kesan bahwa hal ini menumbuhkan keberanian berbicara sedikit lebihnya banyak, tidak terpaku pada hafalan rumus tense, betapapun rumus merupakan bagian dari cara memudahkan pembelajaran.
Kekayaan pembelajaran ini terus berjalan. Selingan listening to a dialogue (menyimak percakapan). Ini adalah rekaman suara yang mengasah ketajaman telinga mendengarkan percakapan tanpa teks. Rekaman suara dari native speaker berkali-kali diulang untuk memperjelas apa yang dibicarakan. Guru kemudian memberikan jalan kemudahan dengan cara menanyakan sekaligus menjelaskan apapun yang sulit dimengerti, termasuk artinya ke dalam bahasa Indonesia.
Dengan pemahaman dasar-dasar kelas kata dan simple present dan simple past pada nominal tense ini, masalah terumit pada pembagian kata kerja “be” hampir tuntas. Hal yang tersisa adalah penggunaan “be” pada future (akan datang), dan perfect (sempurna) yaitu been. Itu berarti, nominal tenses dengan segala perubahan kalimatnya dapat dipahamkan di luar kepala maksimal satu bulan ke depan.
Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Minggu, 2 Agustus 2026
Kebutuhan belajar bagi rakyat di desa segera terpenuhi bila ada kesadaran dari rakyat itu sendiri.…
Perpaduan speaking and grammar (bicara dan tata bahasa) dikemas dalam bentuk game dan percakapan diolah…
Sebuah kalimat seakan menghilangkan rasa lelah guru dalam berjuang. "Mauka (baca: saya mau) juga kuasai…
Semasa mahasiswa, Catatan Pinggir (Caping) pernah saya beli mulai dari jilid 1 sampai 7. Saya…
Ketika guru sedang asyik duduk santai menyaksikan seorang pelajar bernama Nabila menyetor pemahaman tenses di…
Anak-anak baru saja mendapatkan pelajaran serius berupa simple present pada verbal tense dengan menggunakan subjek…
Leave a Comment