Kanal: Uncategorized

Sentuhan Magis Miss Fathy Menghadapi Kebuntuan Berbahasa Inggris

Miss Fathy Cayadi yang mendidik pelajar Rumah Belajar Bersama (RBB) di Tanete mengombinasikan pembelajaran bahasa Inggris dengan sangat fun. Speaking, Pronunciation, and Reading (bicara, pengucapan, dan bacaan) terasa sangat mengalir seolah-olah pelajaran itu semacam permainan saja.

Ketika kelas mulai dibuka dengan games ular tangga, para pelajar yang didominasi anak SD girang. Rasa gembira itu langsung ditindaklanjuti dengan percakapan sehari-hari berbahasa Inggris dari guru yang erat kaitannya dengan ular tangga. Otak mereka dengan serta-merta terkoneksi dengan istilah asing, tidak membutuhkan waktu lama untuk mengerti karena ini praktik review dari pembelajaran minggu lalu.

Kesenangan belajar tidak berhenti sampai di situ saja. Anak-anak menyanyikan lagu English Alphabet (huruf berbahasa Inggris) dan Days of the Week (nama-nama hari dalam seminggu). Days of the week itu yang dieja dalam bahasa Inggris. Jadi, mereka mendapatkan Basic Pronunciation (dasar pengucapan) dan memori tentang hari yang lebih lama diingat karena mereka diminta mampu mengucapkan tiap huruf secara perorangan.

Mengubah Citra Buruk Literasi Indonesia
Pengantar di atas adalah pembuka jalan menuju pembelajaran selanjutnya, “Reading”. Ini adalah momok menakutkan. Penelitian PISA (Programme for International Student Assessment atau Program Penilaian Pelajar Internasional) menyatakan pelajar Indonesia termasuk bagian dari pelajar yang minat bacanya sangat rendah. Kita tidak bisa membantah penelitian itu tetapi RBB walaupun dengan sumber daya yang terbatas turut mengambil bagian untuk mengubah fakta dan citra buruk tersebut.

Pada buku basic Reading, Miss Fathy melanjutkan lesson (pelajaran) 18, 19, dan 20. Terdapat praktik bicara dengan suara nyaring dalam bentuk bacaan percakapan. Tahap ini, materi Reading, Speaking, dan Pronunciation menyatu. Terlebih lagi, mereka belajar dasar-dasar grammar pada penggunaan be (am, is dan are) yang hadir dalam buku materi “Reading” dan cara menggunakan possessive adjective (kata sifat kepemilikan) my, her, your, etc.

Kenapa materi “Reading” yang berisi banyak ragam pembelajaran itu tidak dianggap beban? Itu karena kecerdasan Miss Fathy yang berhasil memberikan pengantar pembuka pelajaran yang menarik perhatian. Para pelajarnya tanpa sadar masuk pada pembelajaran yang sedikit rumit, tetapi tidak dianggap rumit oleh pelajar itu sendiri. Kelas belajar sealami mungkin sehingga perkembangan tingkatan materi bukan hal yang mengagetkan lagi, biasa saja. Seperti itulah rangkuman gambaran belajar selama tiga jam pada Jum’at, 24 Juli 2026.

Ironi Guru Formal dan Kebuntuan Pemerintah
Penyelamatan terhadap kebuntuan dan kebutuhan berbahasa Inggris yang jauh dari pusat pendidikan atau kota seperti yang dilakukan Miss Fathy semestinya layak dicontoh. Orang-orang terdidik kita jika tidak mengambil inisiatif atau langkah cerdas, niscaya tidak akan ada perubahan yang berarti. Kalaupun ada, pasti lambat.

Pemerintah menerapkan pembelajaran bahasa Inggris mulai di kelas 3 SD. Guru-guru sekolah di Bulukumba belum pernah mendapatkan pelatihan pengajaran bahasa Inggris dari Kementerian Pendidikan. Dinas Pendidikan Bulukumba pun belum pernah terdengar bersuara menawarkan solusi. Pada akhirnya guru sekolah yang tidak tahu bahasa Inggris diberikan beban untuk mengajar. Ketika pekerjaan diserahkan bukan pada ahlinya, hasilnya sudah pasti dapat ditebak, berantakan. Fenomena ini bukan hanya terjadi di Bulukumba tetapi di berbagai macam daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, pendidikan alternatiflah saat ini yang bisa mengambil alih peluang tersebut. Namun, ini juga masih menyisakan pertanyaan. Apakah orang-orang terdidik kita mau turun langsung mendidik generasi penerus yang ada di lingkungan terdekatnya?

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, 25 Juli 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Peluang Emas Pelajar RBB Tanete Menuju Prestasi Nasional

Dalam sebuah diskusi, Fathy Cayadi menginginkan para pelajar Rumah Belajar Bersama (RBB) di Tanete berprestasi…

7 jam ago

RBB Meruntuhkan Kemustahilan Tenses Sejak SD

Sebuah kelas yang terdiri dari pelajar kelas 3 sampai 6 SD sedang didesain menguasai struktur…

1 hari ago

Perjalanan Alika Menembus Kotak Kosong Tenses

Mumtazah Al Hakim anak yang telah lama belajar Reading (bacaan) di Rumah Belajar Bersama (RBB)…

2 hari ago

Sampah Plastik Merusak Keindahan Pantai Bulukumba

Kebersihan pantai adalah masalah utama yang dihadapi Bulukumba yang kaya dengan beragam keindahan pantai. Persoalan…

3 hari ago

Siasat Cerdik Belajar Irregular Verbs

Irregular Verbs (Kata kerja yang tidak beraturan) adalah kelas kata yang menarik, sesuatu yang tidak…

3 hari ago

Mengakhiri Pemborosan Waktu Belajar Bahasa Inggris

Ini bukan cerita khayalan melainkan kenyataan yang diceritakan. Tenses di luar kepala adalah materi biasa…

4 hari ago