Kanal: Uncategorized

Perjalanan Alika Menembus Kotak Kosong Tenses

Mumtazah Al Hakim anak yang telah lama belajar Reading (bacaan) di Rumah Belajar Bersama (RBB) dengan kemampuan menamatkan dua buku bacaan berbahasa Inggris lengkap dengan latihan soal ceritanya. Pada buku ketiga, Pre-Intermediate, ia pun sudah hampir tamat. Karena referensi buku-bukunya itu terbitan asing dan juga dipelajari oleh mahasiswa jurusan bahasa Inggris di Sulawesi Selatan, anak kelas 1 SMP ini relatif tidak punya kendala berarti di pelajaran bahasa Inggris sekolah. Ia terlihat santai saja belajar.

Penulis yang bagian dari pengajar bahasa Inggris di RBB yang merasa gregetan karena Alika yang sudah hampir tamat tiga buku baru tahu tenses, bukan paham di luar kepala. Beberapa kali penulis turut mendidiknya untuk memahamkan. Namun, penulis heran kenapa ia belum tuntas materi tenses itu.

Kedekatan penulis dengan Alika memang agak berjarak. Penulis bukan guru utamanya Alika. Ia berada di bawah tanggung jawab Mr. Ancha dan ia betah berguru ke guru kelasnya itu. Penulis hanya guru pembantu yang bertugas mengecek capaian kemampuan pelajar dan mengajarkan materi-materi yang diperlukan.

Hal lain yang sangat memberatkan adalah sesekali penulis menegur Alika karena kebiasaannya bermain game di kelas. Kesenangan yang diganggu pastilah memunculkan rasa jengkel di dalam hati. Ia merasa tidak etis saja memprotes guru. Penulis sadar akan persoalan itu dan selalu berusaha mencari cara menemukan waktu yang tepat untuk mengkomunikasikannya dengan baik.

Hari ini, ada momentum yang baik. Alika, nama panggilan Mumtazah Al Hakim, sedang menanti guru matematikanya, Miss Uci, belum datang mengajar “Ayo, Alika. Kita belajar tenses,” ajak penulis. Ia tersenyum tapi tidak kuasa menolak. “Tidak perlu khawatir. Saya tidak pernah membencimu,” kata penulis. “Yang saya benci adalah sikapmu yang kebanyakan main, bukan dirimu,” terang penulis dengan nada meyakinkan. Ia berpikir, menimbang-nimbang pernyataan itu. Kemudian, ia beranjak dari tempat duduknya menuju meja pelatihan yang berisi kotak kosong tenses yang berisi seluruh nama tenses tanpa rumus dan contoh kalimat.

Alika memulai kalimat positive (pernyataan) pada 16 perubahan kalimat. Di setiap perpindahan kalimat positive tense, ia menunjuk kotak kosong itu sebagai tanda bahwa ia melakukan perpindahan kalimat secara lisan. Setelah lancar, ia masuk pada kalimat positive interrogative (pertanyaan positif). Lalu, kalimat negative (negatif atau penolakan) dan negative interrogative (pertanyaan negatif).

Seperti apa hasilnya? Alika mampu melakukannya dengan baik. Pada kalimat yang ia praktikkan itu, kemampuannya di atas 90 persen. Ini sudah cukup untuk mengantarkannya pada latihan tenses secara acak pada pertemuan berikutnya.

Hampir bersamaan dengan selesainya latihan, guru Matematika-nya Alika pun datang. Penulis dan Alika sama-sama puas dengan capaian ini. Modal berharga ini akan sangat berguna membantunya menuntaskan latihan buku reading-nya pada tingkat Pre-Intermediate dan sekaligus juga memperkuatnya memahami tenses di luar kepala baik secara teratur ataupun acak.

Dari proses belajar yang dijelaskan di atas, ketika Alika yang berumur 13 ini mampu menuntaskan tiga atau bahkan sampai lima buku reading berbahasa Inggris dan tenses serta berbagai basic Grammar lainnya, ia adalah bagian dari pelajar yang layak menjadi contoh yang layak diikuti pada pengembangan berbahasa Inggris.

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Kamis 23 Juli 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Sampah Plastik Merusak Keindahan Pantai Bulukumba

Kebersihan pantai adalah masalah utama yang dihadapi Bulukumba yang kaya dengan beragam keindahan pantai. Persoalan…

1 hari ago

Siasat Cerdik Belajar Irregular Verbs

Irregular Verbs (Kata kerja yang tidak beraturan) adalah kelas kata yang menarik, sesuatu yang tidak…

1 hari ago

Mengakhiri Pemborosan Waktu Belajar Bahasa Inggris

Ini bukan cerita khayalan melainkan kenyataan yang diceritakan. Tenses di luar kepala adalah materi biasa…

2 hari ago

Rahasia Sukses Juara Bahasa Inggris

Generasi penerus tenses di luar kepala sedang dimassifikasi. Rumah Belajar Bersama (RBB) telah membuktikan para…

3 hari ago

Mengabadikan Warisan Perahu Tradisional Lewat Tulisan

Bekerja mengedepankan kualitas daripada kuantitas. Itulah yang saya dapatkan saat bersama Horst Liebner. Beberapa tulisan…

4 hari ago

Tidak Ada Game di Alam Kubur

Manusia lahir, muda, tua, dan mati, kata Ferdowsi. Begitulah kisah intelektual Persia yang mempersingkat jalan…

5 hari ago