oplus_0
Pernahkah kita membayangkan ada anak kelas 4 SD dapat dengan mudah mengerti seluruh struktur perubahan passive—kalimat pada kata kerja “me-” menjadi “di-“? Adeeva dalam sekali penjelasan materi sanggup memahami dan dikuatkan dengan latihan lisan yang disiarkan secara langsung (live) di Facebook sekitar 38.50 menit. Bagi Anda yang mengerti passive, Anda bisa mengecek tingkat keberhasilannya di link ini: https://www.facebook.com/share/v/18mZ6c9HQ4/
Keputusan mendidik materi lanjutan tersebut hanya dapat kita berikan pada pelajar yang sanggup paham tenses di luar kepala yang bertujuan untuk menghindari kebingungan dalam belajar grammar (tata bahasa). Kita ingin membantah bahwa grammar itu sulit diajarkan. Dan benar, Adeeva mudah dan cepat mengoreksi manakala ia mengalami kesalahan dalam praktik bicaranya.
Setelah itu, Adeeva istirahat. Ia kemudian berdialog dengan guru kelasnya.
“Adeeva, mana yang lebih sulit, tenses atau passive?” tanya guru kelas.”Passive,” jawab Adeeva.
“Mana lebih cepat dimengerti, tenses atau passive?” lanjut gurunya.
“Lebih lama tenses.” ungkapnya. Materi ini ia pelajari sekitar sebulan.
“Bisakah pelajar mengerti passive bila tidak mengerti tenses?”
“Tidak,” katanya lugas.
“Sudah ada teman kelasmu yang dapat materi ini?”
“Belum,” terangnya.
Adeeva sengaja diajak berdialog agar ia makin mengenali potensi dan kualitas dirinya yang sedang berkembang. Sejurus kemudian, ia diminta membuka buku bacaan cerita Inggrisnya yang mengandung materi passive. Beberapa kalimat dianalisis strukturnya dan diterjemahkan. Ternyata struktur passive persis seperti yang baru saja ia pelajari. Hatinya senang.
Keterhubungan antara reading (bacaan) dengan grammar harus selalu didekatkan untuk mencapai pemahaman yang mendalam. Ini perlu dilakukan secara terus-menerus hingga sampai pada pemahaman total, minimal 90 persen ke atas. Latihan menjawab soal-soal tulisan passive juga mengikuti sehingga tidak ada lagi keraguan, komprehensif.
Adeeva bukanlah anak SD yang pertama di RBB (Rumah Belajar Bersama) yang telah mendapatkan materi passive, tetapi bagian dari segelintir anak yang punya loncatan belajar di atas rata-rata. Dalam dua atau tiga minggu ke depan, perubahan active (tenses) ke passive dan passive ke active secara acak mampu ia tuntaskan. Semoga!
Zulkarnain Patwa
Selasa, 26 Mei 2026
Peraih emas Olimpiade Bahasa Inggris di NSMAO (National Science and Mathematics Olympiad) Februari 2026 ini…
Sehari sebelum hari raya Idul Adha (26/05/2026), banyak pelajar memilih libur di kegiatan belajar informalnya…
Memasuki bulan kedua belajar Bahasa Inggris secara intensif, Lulu telah mengerjakan banyak latihan Reading dan…
Seorang anak pendiam mengikuti kelas Bahasa Inggris. Bisa? Bisalah. Hal yang pertama kami ingatkan adalah…
Orang yang datang tepat waktu itu menggembirakan. A. Zafira Aeesyaputri punya cara cerdas untuk tidak…
Menulis bersama Dr. Horst Liebner membuat saya berpikir berat karena apa yang sebenarnya ia minta…
Leave a Comment