oplus_0
Memasuki bulan kedua belajar Bahasa Inggris secara intensif, Lulu telah mengerjakan banyak latihan Reading dan Grammar (Bacaan dan Tata Bahasa). Ia bekerja tiada henti untuk menamatkan buku. Ini layak jadi contoh bagi pemuda pemudi yang punya cita-cita tertentu melalui jalur pembelajaran bahasa asing.
Latihan menjawab soal itu tidak cukup. Karena itu, Lulu mencoba latihan lisan pada grammar, simple present. Praktek tanpa teks membuatnya kewalahan. Ia masih sulit membedakan penggunaan do, does atau am, is, are pada kalimat verbal maupun nominal. Pikirannya masih campur aduk. Guru yang membantu untuk memahami di luar kepala menyarankan agar menulis bahan yang akan dibicarakan agar ia punya bilamana ia salah ucap. Kemudian, ia praktek lagi. Setiap kali ia salah, ia membuka catatannya. Sekitar 20 menit, ia pun akhirnya mengerti.
Agar Lulu tidak lupa bahwa sebenarnya ia telah melewati pelajaran tersebut, ia ajak untuk membaca buku latihan grammar-nya yang telah ia kerjakan. Semua hal tentang perubahan kalimat pada simple present ia baca lagi untuk menyesuaikan kebenarannya di ‘peradaban tulis’ juga berlaku di ‘peradaban mulut’. Setelah itu, guru kelas pun yakin bahwa ia mengerti. Ia pun puas.
Sebelum kelas berakhir, Lulu penasaran untuk mengetahui seluruh perubahan tenses di luar kepala. Ia mengatakan, “Saya ingin praktik lisan lagi di pertemuan selanjutnya”. Guru menanggapi, “Belajar di RBB (Rumah Belajar Bersama) itu mewajibkan lulus tulis dan lisan’. Karena itu, inisiatif Lulu untuk praktek lisan sudah tepat.
Dua kelas intensif tingkat dasar yang Lulu ikuti yaitu Reading dan Grammar mensyaratkan ia lulus dua buku Inggris disertai kemampuan berbicara secara lisan pada materinya. Ia siap menghadapi dan terus belajar menghadapi tantangan tersebut. Dan ini sejalan dengan cita-citanya yang membuahkan pengetahuan Bahasa Inggris yang punya daya saing.
Zulkarnain Patwa
Rabu, 27 Mei 2026
Peraih emas Olimpiade Bahasa Inggris di NSMAO (National Science and Mathematics Olympiad) Februari 2026 ini…
Sehari sebelum hari raya Idul Adha (26/05/2026), banyak pelajar memilih libur di kegiatan belajar informalnya…
Pernahkah kita membayangkan ada anak kelas 4 SD dapat dengan mudah mengerti seluruh struktur perubahan…
Seorang anak pendiam mengikuti kelas Bahasa Inggris. Bisa? Bisalah. Hal yang pertama kami ingatkan adalah…
Orang yang datang tepat waktu itu menggembirakan. A. Zafira Aeesyaputri punya cara cerdas untuk tidak…
Menulis bersama Dr. Horst Liebner membuat saya berpikir berat karena apa yang sebenarnya ia minta…
Leave a Comment