Di RBB, Pelajar yang Paling Pintar Pun Jadi Biasa Saja

Para pelajar yang menguasai perubahan seluruh kalimat tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah jaminan bahwa mereka paham tenses di luar kepala. Hal ini karena mereka hanya mempraktikkan satu contoh kalimat dan diubah ke seluruh tenses. Ketika mendapatkan kalimat yang berbeda, mereka sangat kesulitan, hampir selevel dengan pelajar pemula.

Menyadari hal tersebut, para guru memberikan pelatihan dalam bentuk beragam kalimat: Metode 40, soal latihan berjumlah 40. Materi yang dibahas adalah simple present pada kalimat positif (afirmatif atau pernyataan). Para pelajar ini terlebih dahulu dipandu untuk mampu menjawab dengan benar. Kemudian, lembaran kertas latihan itu ditukar untuk dibahas dan dicek kebenarannya. Setelah itu, membaca setiap kalimat disertai dengan terjemahan.

Untuk menjadikan suasana kelas lebih semarak dan menambah tingkat daya paham, dibuatlah game di mana para pelajar itu sendiri bertindak sebagai pemberi soal dan penilai. Kalimat yang disebut dalam bahasa Indonesia. Tugas peserta adalah menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Siapa yang lebih dahulu angkat tangan, dialah yang berhak menjawab. Setiap kali mampu menjawab dengan benar mendapatkan satu poin. Juara 1, 2, dan 3 jatuh pada pelajar yang berhasil meraih 10 poin. Mereka pun berlomba-lomba menjadi yang terbaik.

Semua proses belajar di atas adalah review, strategi untuk melawan lupa. Bahasa asing tidak menjadi asing lagi ketika otak terbiasa mengingat, terlebih lagi mempraktikkan dalam bentuk berbicara, menulis, dan bermain. Apakah ini sudah menjamin bahwa pelajar akan memahami dengan baik? Tidak juga karena setiap orang mempunyai kemampuan yang berbeda dalam memahami pelajaran. Namun, sedikitnya mereka terbiasa melakukan praktik lebih banyak dan itulah cara yang efektif menaklukkan lupa.

Mengenai pelajar yang lebih lambat menguasai kalimat yang beragam pada kalimat positif itu, mereka mendapatkan perhatian yang lebih tinggi. Mereka akan dididik lagi melalui pendekatan pengajaran per individu. Tiap anak akan dipanggil oleh guru dan menuntaskan hal yang sulit dimengerti. Biasanya, strategi ini efektif karena guru hanya berfokus pada satu orang pelajar dan pelajar itu pun mempunyai kesempatan yang lebih banyak untuk menanyakan segala hal yang ingin ia mengerti.

Oleh karena itu, Rumah Belajar Bersama (RBB) yang menjalankan model pendidikan yang diterangkan di atas percaya bahwa proses belajar itu harus dilalui secara bertahap, bukan instan. Oleh sebagian orang utamanya para pemerhati bahasa Inggris, para pelajar yang mampu menguasai tenses di luar kepala dengan mengubah satu kalimat ke seluruh struktur tenses memang memunculkan decak kagum karena hanya sedikit pelajar yang sanggup melakukannya. Namun, setelah itu, mereka pun diberitahu bahwa itu baru pembuka, masih banyak hal yang belum mereka ketahui yang perlu ditekuni untuk tahu, lebih tepatnya mengerti. Itulah mengapa Metode 40 akan terus diajarkan yang melingkupi semua bagian tenses hingga ke akar-akarnya sebelum melangkah pada materi yang lebih tinggi.

Lifelong education, perjalanan manusia di muka bumi ini adalah belajar, tiada henti. Mengutip Nabi Muhammad SAW, “Belajar sejak dari buaian ibu hingga ke liang lahat.”

Zulkarnain Patwa
Senin, 28 September 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Memoar Kak Madi: Pepaya Matang WME Kembali ke Pemilik-Nya

Ahmadi Hatta adalah mahasiswa jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 87. Pada tahun 2000-an,…

2 hari ago

Terbaik: Setiap Tempat Adalah Belajar

Suatu pembelajaran akan terasa sangat mudah dipelajari apabila para pelajar tidak asing dengan lingkungan kehidupan…

2 hari ago

Memerdekakan Pikiran Pelajar

Seorang anak remaja mengumpulkan pikiran untuk mengekspresikan kesan pembelajaran Inggris yang ia peroleh di sore…

3 hari ago

Kurikulum Sakit Perut Salah Obat

Kunjungan Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat, ke sebuah SMK benar-benar menelanjangi kemampuan dasar…

5 hari ago

Ilusi Pendidikan Gotong Royong

Seorang anak bertanya, "Mister, kenapa pelajaran bahasa Inggris di sini berbeda dengan di sekolah?" Pertanyaan…

5 hari ago

Siri’ Menjadi Bahan Bakar Belajar

Kemampuan lisan tidak selalu berbanding lurus dengan tulisan. Anak-anak SD di kelas malam terkenal jago…

6 hari ago