Kalimat-kalimat berbahasa Inggris diucapkan anak-anak dengan kaidah yang benar. Dengan memanfaatkan hari Senin ini, mereka mengucapkan tiga hal. Pertama, saya pergi ke sekolah hari ini (I go to school today). Kedua, saya tidak pergi ke sekolah kemarin (I did not to school yesterday). Ketiga, saya pergi ke sekolah besok (I will go to school tomorrow). Semua kalimat itu diucapkan dalam bahasa Inggris.
Materi berbicara ini diberikan sesuai konteks kehidupan mereka. Pada Senin, mereka pergi ke sekolah. Kemarin tepatnya hari Minggu, mereka tidak sekolah. Besok pada Selasa, mereka akan pergi ke sekolah. Begitulah alam pikiran bersama yang terbangun sehingga tidak perlu repot menjelaskan banyak hal.
Patut diakui, beberapa anak agak kesulitan membedakan hari ini (today) dengan kemarin (yesterday), terbalik dalam menerjemahkan. Ini menghadirkan gelak tawa riuh di kelas. Namun, anak-anak yang menjadi bahan tertawaan tersebut tidak merasa tersinggung. Malahan, mereka turut tertawa. Tahu kenapa? Karena mereka semua sudah akrab dan ada bantuan dari rekan untuk membenarkan penerjemahan sederhana yang salah.
Inilah pentingnya review yang dilakukan secara serentak. Kegiatan ini bukan saja memperdalam materi, tetapi juga mengikis rasa tidak percaya diri dalam berbicara. Tiada seorang pun yang tidak mendapatkan giliran dalam berbicara, meskipun anak yang masih ragu selalu memilih paling akhir berbicara. Mereka mendengarkan review rekan-rekannya untuk dipahami hingga pada akhirnya berani berbicara.
Pada tata bahasa (grammar), materi di atas adalah simple tense (kalimat sederhana yang berhubungan dengan waktu). Karena dianggap seru, pelajaran berlanjut ke continuous atau progressive (kejadian yang sedang berlangsung). Pertama, saya sedang pergi ke RBB sekarang (I am going to RBB now). Kedua, saya tidak sedang pergi ke RBB kemarin (I was not going to RBB kemarin). Ketiga, saya akan sedang pergi ke RBB besok (I will be going to RBB tomorrow).
Secara sederhana, cara pengajaran ini sama seperti sebelumnya, review juga. Apakah perulangan ini membosankan? Tidak juga karena cara ini disukai anak-anak, tidak membingungkan dan menyelaraskan pemahaman di kelas. Target capaian belajar dalam sekali pertemuan pun tercapai.
Para pendidik dan orang-orang yang bergelut dalam bahasa Inggris pasti tahu bahwa rancangan Rumah Belajar Bersama (RBB) sedang menggabungkan kemampuan berbicara dengan grammar. Ini menghemat waktu dan akan sangat berguna untuk pergaulan sehari-hari dan kebutuhan akademik karena bahannya mengikuti struktur tata bahasa yang dikemas seperti tidak sedang belajar tata bahasa.
Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Senin, 31 Agustus 2026

Tinggalkan Balasan