Rahasia Kelas Bahasa Inggris Seru dan Interaktif

Far, far, far and near, near, near (jauh, jauh ,jauh dan dekat, dekat, dekat) adalah permainan mengenalkan kosakata dasar bagi para pemula yang diterapkan oleh Fathy Cayadi dalam menyederhanakan pelajaran bahasa Inggris. Total Physical Response Respon Fisik (Respons Fisik Total) melalui ucapan kata atau perintah dengan gerakan tubuh secara langsung adalah metode belajar bagi anak-anak dan remaja di Rumah Belajar Bersama (RBB) di Tanete ini memudahkan untuk mengerti arti kata, tentunya terlebih dahulu dipahamkan dengan penerjemahan dalam bahasa Indonesia. Kemudian, permainan seru-seruan pun mengikuti.

Patut diingat bahwa betapapun permainan menyenangkan, itu sama sekali tidak cukup. Pembelajaran yang lebih kaya kosakata mengikuti. Miss Fathy dan Mr. Ancha memberikan pengenalan pekerjaan secara bergantian dalam bentuk percakapan sesama pelajar.

1. Pekerjaan. “What’s your job?” (Apa pekerjaanmu?). Pertanyaan ini otomatis membuat mereka merasa perlu tahu berbagai macam pekerjaan. Doctor, engineer, teacher dan sebagainya menjadi bahan jawaban percakapan.
2. Kepemilikan. Misal, My book atau Ahmad’s book (bukuku atau bukunya Ahmad).
3. Kata kerja. Misal go, went, gone (pergi) atau be (am, is, are). Ini baru pengenalan saja tanpa perlu mengaji lebih jauh. Setelah mereka cukup akrab, ini berfungsi untuk mengenal tenses, konsep tentang kejadian pada waktu tertentu.

Tiga jam belajar adalah waktu yang cukup panjang sehingga beberapa kali review sangat efektif memahamkan materi. Penguatan lebih mendalam dilakukan dengan literasi, membaca buku Inggris disertai modul terjemahan bahasa Indonesia.

Materi itu terlihat banyak. Agar pelajar tidak jenuh, terdapat beberapa kali waktu keluar main plus istirahat karena shalat Ashar. Ini membuat para pelajar terlihat fresh (segar), siap menerima pelajaran baru.

Betapapun masih pemula, kondisi kelas mulai diupayakan lebih banyak berbicara dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia masih digunakan untuk memahamkan maksud dari materi yang diajarkan.

Kemungkinan dua sampai tiga bulan untuk membuat pelajar akrab dengan dasar-dasar bahasa Inggris dengan maksud memperoleh perbendaharaan kata sudah cukup banyak. Kemudian, guru dapat mengelolanya lebih mendalam dengan mengombinasikan antara speaking, reading dan pronunciation (bicara, bacaan dan pengucapan).

Semangat dan konsistensi belajar akan mewujudkan harapan indah tersebut menjadi nyata.

Zulkarnain Patwa
Makassar, Sabtu 11 Juli 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

RBB: Membumikan Bahasa Inggris di Tanete

Jangan mengandalkan sumber daya alam (SDA). Andalkanlah sumber daya manusia (SDM) yang terbarukan. Itulah pengingat…

1 hari ago

Taman Kebebasan di Kampung Belajar

Siapa yang datang lebih dahulu, dialah yang mendapatkan pelayanan. Seperti itulah gambaran sederhana bagi Aul…

1 hari ago

Pengetahuan Inggris dan Keadilan dalam Belajar

Kelas pagi langsung dibuka dengan Irregular Verbs (kata kerja tidak beraturan) lagi, sebuah usulan dari…

2 hari ago

Pemimpin Kecil, Belajar Serasa Bermain

Keseruan anak-anak yang bermain tidak kalah menarik dengan belajar sebaya. Enam orang pelajar dipasangkan: tiga…

3 hari ago

Inggris, Konjo dan Bugis di Bawah Matahari Bulukumba

Bermula dari Irregular Verbs (kata kerja yang tidak beraturan) pada kelas Bahasa Inggris yang diusulkan…

4 hari ago

Seni Berbicara Inggris di Kampung Belajar

Penyederhanaan pada kerumitan berbicara dalam bahasa Inggris terletak pada materi pronunciation (pengucapan). Materi ini sengaja…

4 hari ago