Sumbangan Barang Bekas untuk Spot Diving Terbaru

Bulukumba, RBB (15/8)—Pernahkah Anda membayangkan barang bekas yang dibuang itu jadi barang berharga? Sebegitu bernilainya, pada saat rapat Panitia Menyambut Hari Pariwisata Dunia membahas tentang material yang dapat diturunkan ke laut, para panitia mengusulkan untuk menyurati BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah) dan Instansi Non Pemerintah (baca; swasta) di Bulukumba dan sekitarnya agar berkenan menyumbangkan barang bekasnya untuk destinasi spot wisata bawah laut terbaru di Bira. Diskusi yang hangat ini di ruang Kepala SDM (Bidang Sumber Daya Manusia) di Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) pada Sabtu, 15 Agustus 2020.

Mendengar pembahasan tersebut, Aslinda menawarkan rangka motor Vespa milik keluarganya yang tidak terpakai lagi. Ia menunjukkan foto barang tersebut dan disenangi oleh seluruh peserta. “Silahkan datang mengambilnya”, kata Linda yang juga pengawai Dispar. Panitia dengan sigap menyanggupi untuk menjemputnya.

Jiad, Ketua Bidang Logistik, menyatakan bahwa bidangnya siap memodifikasi Vespa ini dengan memasang stir dan tempat duduk yang nyaman agar tampak menarik menjadi tempat berfoto bawah laut nantinya. teamnya ini pun akan dibantu oleh rekan rekan SMK 1 Bulukumba—tempat dimana Jiad mengajar.

Adapun Imbang, Ketua Panitia, menegaskan pengharapannya kepada seluruh panitia bergerak aktif mensosialisasikan kegiatan rencana destinasi spot diving ini dan penanaman terumbu karang yang puncak pelaksanaannya pada 27 September 2020. Agar barang bekas terbuang itu lebih berguna, Ia pun meminta agar sosialisasi kegiatan ini dilakukan secara massif (berkelanjutan). Untuk itu, kepada seluruh pembaca yang ingin berpartisipasi, silahkan bergabung, termasuk menyumbang barang bekas Anda untuk diturunkan ke dasar laut.

Zulkarnain Patwa
Pantia Hari Pariwisata Dunia
Anggota Pinisi Diving Club
Staf Rumah Belajar Bersama

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Teror Pencerdasan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris ataupun bahasa asing apapun juga pasti terasa asing dilidah bila tidak dibiasakan. Mengulangi…

12 jam ago

Tragedi 8 x 3 di SMK Menampar Wajah Kurikulum Kita

Kejeniusan Mr. Crack, B. J. Habibie, tentulah turut mengharumkan nama baik Indonesia, disegani di dunia…

1 hari ago

Menghapus Sekat Belajar

Salah eja atau ucap seringkali dialami para pelajar bahasa inggris. Fokus kebanyakan orang adalah kemahiran…

2 hari ago

Di RBB, Pelajar yang Paling Pintar Pun Jadi Biasa Saja

Para pelajar yang menguasai perubahan seluruh kalimat tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah jaminan bahwa…

3 hari ago

Memoar Kak Madi: Pepaya Matang WME Kembali ke Pemilik-Nya

Ahmadi Hatta adalah mahasiswa jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 87. Pada tahun 2000-an,…

5 hari ago

Terbaik: Setiap Tempat Adalah Belajar

Suatu pembelajaran akan terasa sangat mudah dipelajari apabila para pelajar tidak asing dengan lingkungan kehidupan…

5 hari ago