Kanal: News

Risma A. Udhar: Menginspirasi Anak-Anaknya Rajin Belajar (1)

  1. Bulukumba, RBB (16/8)—Orang tua adalah kunci utama keberhasilan anak. Inspirasi kali ini dari orang tua pelajar bernama Risma Aulia Udhar. Di tengah kesibukannya sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil di Dinas Perikanan dan Kelautan Bulukumba, hal ini tidak membuatnya luput untuk terlibat secara langsung dalam mengembangkan bakat dan pendidikan anak-anaknya. Ini kami baca dari keaktifannya menyebarkan info pendidikan anak di jejaring sosial pribadinya membuat kami tertarik mengenalnya lebih dekat.

Untuk pendidikan non formal, Risma memilih lembaga yang ia yakini bukan hanya karena lembaga itu sudah terkenal sejak lama tapi juga karena kwalitasnya memang dapat diandalkan. Pilihan pendidikan anak-anaknya jatuh pada Rumah Belajar. Menurut Risma, “Banyak anak anak dari teman temanku berhasil di kelas Baca Tulis dengan baik”, kata ibu 3 (tiga) anak ini.

Meskipun ia begitu semangat mengantar anaknya mengantar untuk mengikutkan pada kegiatan bermanfaat, ia sangat tahu kebutuhan yang utama yang harus didahulukan. Ia menjelaskan, “Sebenarnya anakku dulu (baca: 2019) pernah di Rumah Belajar cuma ia kepadatan jadwal; sekolah, ikut saya ke kantor, mengaji, puisi, dan Rumah Belajar. Anak saya lelah. Saat ada wabah Corona, anak-anak saya sudah tidak terlalu sibuk, tidak ke sekolah. Rumah Belajar  buka kelas, ya saya masukkan kembali ke sini. Sekarang, Ahmad Faqiwh Dzakwan berumur 8 tahun ikut kelas Matematika dan Adelia Dwy Rayhanah berumur 5 tahun ikut kelas Baca Tulis.”, terangnya.

Mengenai kemajuan belajar yang dicapai, Risma menjelaskan, “Faqiwh itu dulu hanya bisa penjumlahan. Setelah di Rumah Belajar, saya heran, kok anak ini bisa ya perkalian. Hampir tiap pertemuan ada saja progress (kemajuan). Sekarang ia sudah bisa penjumlahan ribuan dan itu luar biasa”, katanya jujur. “Sedangkan Adelia pada Baca Tulis, ia tidak ada dasar sama sekali . Sekarang ia sudah bisa membaca gabungan suku kata dan masuk pada pelajaran bagaimana membaca huruf mati pada kata”, tambahnya.

Mengenai cara mendidik di rumah, Risma melanjutkan bahwa kemajuan itu karena ia menanamkan kebiasaan belajar yang ia tanamkan sejak anaknya Faqiwh masih TK (Taman Kanak-Kanak). “Anak pertama adalah motivasi awal supaya buat adik-adiknya bisa mengikut ke kakaknya. Saya pun menghadirkan permainan yang bersifat edukatif, menyiapkan bahan bacaan dan membatasi tontonan. Saya selalu mendampingi dan memonitoring PR (Pekerjaan Rumah) yang diberikan dari tempat belajarnya”, katanya meyakinkan.

Sebagai penutup, Risma melanjutkan bahwa dirinya sebagai orang tua harus pro aktif, peduli dan jeli melihat tumbuh kembangnya anak-anak. Jadi bukan hanya proses belajarnya tapi bagaimana mereka bersikap dalam kehidupan sehari-hari.

Zulkarnain Patwa
Staf Rumah Belajar Bersama

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Wawasan Dunia dan Jalangkote Menyatu

Pembelajaran pagi hari di Kampung Belajar adalah kelanjutan tentang kota-kota besar. Bila pada sehari sebelumnya…

10 jam ago

Menghapus Batas Dunia dari Kampung Belajar

Kisah Mr. Hill yang seorang pilot yang pernah bekerja di Royal Air Force (Angkatan Udara…

1 hari ago

"Apa pelajaran, Mister?" tanya Faika saat baru saja tiba di kelas pagi Kampung Belajar. "Kamu…

2 hari ago

Keajaiban Lidah dan Logika dalam Bahasa Inggris

Ketika melihat atau mendidik orang dewasa belajar bahasa Inggris yang tidak tahu alasan penempatan verb…

3 hari ago

Ruang Kreatif Aul di Kampung Belajar

Andi Kalimbara Aulian AF. alias Aul seorang anak kelas 3 di SDN 193 dari Kec.…

4 hari ago

Serpihan Surga dalam Kepungan Plastik

Indonesia adalah serpihan surga yang diturunkan ke bumi (qit'atun min al-jannah), ungkap Syekh Mahmud Syaltut…

5 hari ago