Sehari setelah Idul Adha 1447 H./2026 M., RBB (Rumah Belajar Bersama) tetap buka meskipun tanggal merah (28/05/2026). Afwa anak TK berumur enam tahun datang belajar. Ibunya, Miss Uci, langsung masuk ke ruangan kelas Matematika untuk mengajar. Afwa tetap di depan teras untuk belajar Bahasa Inggris.
“Main games, Mr.”, kata Afwa.
“Ayo. Games apa?”, tanya guru.
“Itu yang eye, eyeball, eyelash dan seterusnya” (mata, bola mata alis), lanjut Afwa.
“Oh. Itu namanya Parts of the Body”, (Bagian-Bagian dari Tubuh), kata guru.
Setelah latihan selama 10 menit, Afwa meminta untuk divideo secara live (siaran langsung). Keinginannya dipenuhi.
Kemudian, ia bertanya, “Belajar apa lagi?”
Sang guru mengajaknya membaca buku.
“Saya tidak bawa tas”, katanya. Buku bacaan Inggrisnya biasanya ia taruh dalam tas.
“Ambil saja di perpustakaan”, saran guru.
Afwa masuk ke ruangan dan segera memperlihatkan buku yang ingin ia baca.
Afwa membuka lesson (pelajaran) 43, 44, 45 dan 46. Cara membacanya dengan suara nyaring bagus, lebih banyak benar dengan sedikit kesalahan. Tapi kan, itu belum sempurna. Guru berinisiatif mengajarkan pronunciation (pengucapan) pada kesalahan kecil yang ia buat. Berkali-kali ia mengulangi lessons tersebut hingga sampai pada tingkat kesalahan dapat ditolerir dalam artian hampir sempurna.
Sebagai tambahan, Afwa yang membaca dalam Bahasa Inggris itu dibantu memahami oleh gurunya dengan menerjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia agar ia mengerti isi cerita.
Pada sesi terakhir, pilihannya jatuh pada lesson 20 karena lesson itu bisa disertai ekspresi gerakan tubuh sambil bicara.
Kelas sore Afwa pun selesai. Miss Uci yang telah selesai mengajar menanti kepulangan anaknya, Afwa. Karena guru Matematika tersebut akan mengajar lagi di malam hari, Afwa tentunya juga mau datang.
“Nanti malam, Afwa ingin belajar Inggris lagi?”, tanya guru.
“Iya”, ungkapnya sembari tersenyum. “Nanti malam, saya mau membaca lagi, Mr.”, terangnya sambil pamit pulang bersama ibunya.
Dari proses belajar di atas, Afwa yang masih TK itu sudah mampu berpikir bahwa belajar adalah literasi (membaca). Dan itulah yang sedang dan terus diperjuangkan oleh RBB dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kenapa? Karena dengan membaca, para pelajar bisa belajar dimanapun; Di Rumah Belajar ataupun di rumahnya sendiri tanpa perlu terpengaruh oleh tanggal merah.
Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Kamis, 28 Mei 2026

Tinggalkan Balasan