oppo_2
Ketika dua orang sahabat akrab telah selesai belajar di sore hari, mereka bersepakat untuk tidak pulang dan menanti malam hari untuk pembelajaran bahasa Inggris. Beberapa waktu menjelang Maghrib dimanfaatkan untuk berlatih catur. Semua pasukan catur beserta notasi langkah catur dijelaskan dalam bahasa Inggris. Mereka tertarik dengan notasi karena selain kemampuan linguistik juga terasah, mereka juga berpikir secara tepat menempatkan anak buah catur dengan tepat—sebuah sistem koordinat matematika aljabar standar internasional.
Di luar dari perkiraan, setelah memahami semua langkah catur, Alika dan Faika mencoba untuk bertanding. Di sini, guru tidak terlibat lagi dan membiarkan mereka saling memakan pasukan. Mereka pun saling mengingatkan bila ada langkah yang salah. Skor berakhir satu sama.
Di waktu keluar main pada pembelajaran bahasa Inggris, Alika dan Faika meminta izin lagi bermain catur. Mereka tidak begitu minat lagi kejar-kejaran sebagaimana anak-anak lainnya. Pilihan bermain dengan olahraga asah otak jauh lebih menyenangkan. Mungkin mereka akan olahraga fisik lagi bila otaknya lelah. Menjelang pulang, mereka mengatakan skor dua sama. Ternyata, ada kompetisi terselubung di antara mereka.
Pengenalan catur buat anak-anak bukan tanpa alasan. Bobby Fischer, Juara dunia catur pada 1972, menerangkan bahwa catur itu pelatih kemampuan menganalisis, imajinasi dan kreativitas. Sayangnya, ia tidak percaya kualitas otak perempuan sehingga permainan itu tidak cocok buat perempuan. Beruntung Judit Polgar adalah perempuan pertama di era modern yang telak membantah itu. Jika Fischer meraih gelar grand master pada umur 15 tahun 6 bulan 1 hari, Judit malahan lebih cepat; 15 tahun 4 bulan. Sekarang ini, kejuaraan catur wanita telah diselenggarakan. Bahkan ada pertandingan tanpa batas gender di mana perempuan yang sanggup mengalahkan laki-laki bergelar grand master. Dari kompetisi tersebut, Judit diakui sebagai pecatur wanita terkuat sepanjang masa, setidaknya hingga masa sekarang ini.
Kedua gadis cilik ini dengan sengaja diperkenalkan catur oleh Rumah Belajar Bersama (RBB) bukan untuk maksud membuat atlet catur. Selain Rusia, Tiongkok, dan Hungaria yang sudah punya sejarah catur yang kuat, negara-negara seperti Armenia (2011), Georgia (2022) dan Spanyol (2015) menerapkan catur di SD dengan maksud untuk melatih logika, konsentrasi berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah serta Matematika.
Indonesia tidak menerapkan hal demikian. Lembaga nonformal seperti RBB merasa beruntung bisa menerapkan catur bagi segelintir para pelajarnya yang berminat karena olahraga catur bisa dimanfaatkan di waktu senggang, hal yang lebih baik daripada membuang waktu secara percuma.
Bila suatu saat, Alika, Faika dan pelajar lainnya yang berminat catur di kemudian menjadi atlet catur berprestasi juga, itu adalah bonus saja. Target utama RBB adalah mencerdaskan para pelajar dengan mencari strategi memanfaatkan waktu sebaik-baiknya selama mereka berada di RBB. Salah satu pilihan terbaik yang ada saat ini adalah catur.
Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Selasa, 15 September 2026
Ketika kelas dibuka, seorang anak langsung mengusulkan praktik latihan percakapan. "Mister, supaya semua bisa bicara,…
A legend is born from a long struggle. Muhammad Ali once talked about people who…
Seorang legenda lahir dari perjuangan yang panjang. Muhammad Ali pernah mengatakan bahwa orang terkenal karena…
Kalau Anda menjawab satu pertanyaan, Anda menemukan satu jawaban. Tetapi, kalau Anda rajin bertanya, Anda…
Pembelajaran di akhir minggu diupayakan sesantai mungkin. Ini semacam 'hadiah' kecil karena pada minggu-minggu sebelumnya,…
Alika and Faika practiced speaking English together for a long time—almost forty minutes. They chose…
Leave a Comment