Heboh mereka. Ungkapan kegembiraan belajar yang digambarkan Miss Fathy. Literasi berbahasa Inggris dikemas dalam bentuk permainan. Potongan kertas yang berisi kosakata dibuat. Tugas tiap kelompok yang bersaing adalah membuat kalimat sesuai permintaan guru. Literasi berbahasa Inggris ini berdasarkan teks yang ada dalam buku Basic Reading dari lesson (pelajaran) 25 sampai 28. Agar lebih semarak, ada juga kalimat yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Metode mengajar yang terstruktur dan tidak membosankan ini menjadi impian setiap pelajar. Kadangkala, permainan sering dibuat untuk mengesankan kegiatan belajar itu bombastis, inti pelajaran tidak kesampaian. Kelas Miss Fathy ini justru tidak memisahkan antara belajar dengan bermain. Permainan para pelajar adalah belajar.
Kekayaan belajar berikutnya adalah grammar (tata bahasa). Kalimat yang digunakan adalah simple present pada nominal tense untuk penguatan penggunaan kata kerja be: am, is, are. Materi ini sengaja berkali-kali diulang dalam berbagai pertemuan agar anak-anak tahu dan tidak kewalahan saat membandingkan dengan simple present pada verbal tense. Beberapa contoh kalimat verbal tense juga diberikan, namun belum diberikan penjelasan yang lebih mendalam sebagaimana detailnya pada nominal tense.
Kegiatan belajar yang terakhir adalah membangun mental percaya diri. Buku Basic Reading dibaca dengan suara nyaring tiap individu dan direkam. Setiap anak berpikir untuk berusaha tampil dengan baik karena video tersebut akan ditonton oleh orang tua pelajar dan publik—disebarkan di media sosial. Anak-anak secara otomatis telah belajar mempersiapkan diri sendiri tanpa harus diceramahi. Tidak seorang pun yang ingin tampil di depan kamera video dengan penampilan dan pembicaraan yang buruk.
Pekerjaan membuat video pelajar secara perorangan memang paling banyak menyita waktu. Kesalahan dalam berbicara untuk pemula pasti terjadi sehingga guru memberikan perbaikan yang membuat durasi belajar bertambah. Namun, semua itu bukanlah keluhan bagi Miss Fathy. Dia sadar bahwa untuk menghasilkan kualitas yang mumpuni, kreativitas berpikir dibarengi dengan bekerja ekstra adalah konsekuensi. Pilihan ini dilakukan secara sadar, bukan paksaan.
Capaian yang berharga dari pelajar Rumah Belajar Bersama (RBB) Tanete di atas suatu saat akan disandingkan dengan RBB Bulukumba. Selain aktivitas bersama seperti yang telah dijelaskan, para pelajar tersebut akan diajak ke tempat wisata seperti Bira, Kajang, atau Tanah Beru untuk berkomunikasi dengan para wisatawan mancanegara. Segala pengetahuan yang telah diperoleh akan lebih cepat berkembang dan memicu keinginan untuk belajar lebih giat bila bertemu dengan orang yang tepat, dalam hal ini bule yang tidak bisa berbahasa Indonesia, melainkan Inggris.
Mengantisipasi gagap bicara, kehabisan ide, atau kendala yang di luar prediksi, para pelajar akan berlatih membuat pertanyaan. Berdasarkan pengalaman lapangan, mengetahui 40 soal pertanyaan adalah angka yang sudah cukup untuk membuat obrolan dengan bule tidak terhenti. Sebaiknya pertanyaan tersebut mampu dihafal di luar kepala. Kalaupun tidak, mereka bisa membawa kertas catatan pertanyaan demi mengefektifkan obrolan berbahasa Inggris tersebut. Bila memungkinkan, pembicaraan direkam untuk bahan evaluasi lebih lanjut yang dapat dibahas di kelas.
Jadi, kehebohan belajar itu tidak berhenti di satu titik. Titik tanda berhenti sebuah kalimat. Titik bisa juga dimanfaatkan untuk membuat garis panjang. Nah, garis panjang dalam belajar inilah yang direncanakan menciptakan kehebohan berkelanjutan.
Zulkarnain Patwa
Palopo, Jum’at 14 Agustus 2026
Pelajar kelas Reading (Membaca) biasanya membaca tanpa perlu tahu banyak tentang unsur yang membentuk suatu…
Dua orang anak kembali berhasil menyetor perubahan verbal tenses di luar kepala secara teratur (11/08/2026).…
Ashimah Nusaibah Shiddiqah seorang anak berwajah polos dan rasa ingin tahu yang tinggi serta bertekad…
Tenses adalah pintu gerbang untuk memasuki cabang pembelajaran bahasa Inggris yang luas. Lalu, apa itu…
Kids zaman now (Anak zaman sekarang) meme yang meledak pada 2017. Lidah orang Indonesia mudah…
Satu kata yang ampuh untuk melahirkan kemahiran. Perulangan namanya. Kata ini mengingatkan apa pun yang…
Leave a Comment