Kecerdikan Fauzan Belajar-Mengajar

Fauzan Saputra anak yang cerdas tapi punya banyak trik untuk tidak banyak belajar. Sekali waktu, Fauzan pulang jam 04.30 sore padahal jadwal pulangnya seharusnya sampai jam 06.00 sore. Guru kelas tak melarang karena ia beralasan kurir sudah menunggu.

Segera setelah itu, guru mengabarkan ke ibunya Fauzan. Ibunya sangat kaget. Kenapa ia pulang secepat itu? Kelas siang hingga sore di Kampung Belajar yang berpusat di Rumah Belajar Bersama (RBB)
yang Fauzan ikuti mulai dari 01.30 siang sampai 06.00 sore. Setelah mengerti persoalan, ibunya turun tangan langsung, pulang ke rumahnya dari tempat kerja dan mengantarnya kembali ke RBB. Fauzan disambut dengan tawa oleh rekan-rekannya.

Perilaku cerdik mengakali kelas di atas tidak pernah diulangi Fauzan lagi. Pada sore ini, ia ditunjuk untuk memimpin dua orang anak yang masih sangat pemula dan reading (bacaan). Mengetahui dirinya sebagai “penguasa kecil”, ia langsung memilih lesson (pelajaran) 143, satu lesson menuju lembaran terakhir pada buku. Dua orang muridnya, Heri dan Aul, pun tertatih-tatih, tidak bisa membaca dengan benar. Ia tertawa saja dan membiarkan bacaan dibaca apa adanya. Sesekali ia membantu memperbaiki bacaan. Hal ini beberapa kali ia lakukan pada lesson bacaan sulit.

Setelah itu, Fauzan berkata, “Sekarang kalian bebas memilih lesson.” Nampaknya ia sendiri merasa tidak nyaman dan kewalahan memimpin anak yang tidak bisa mengikuti bacaannya. Anak-anak itu meminta lesson 4, bacaan yang sangat gampang. Ia menolak dan memutuskan untuk membaca lesson 19. Keadaan ini membuat muridnya sedikit lega. Lumayanlah, ini lebih baik daripada lesson 100 ke atas, pikir anak-anak itu. Fauzan pun senang, bacaannya bisa diikuti.

Namun, bukan Fauzan tidak serta merta membuat segala urusan jadi mudah. “Saya tidak bisa terlalu baik,” katanya. Ia kembali menaikkan bacaan pada lesson 40-an ke atas. Ini ia lakukan hingga lesson 49. Melihat dua muridnya tidak terlalu fasih, ia berbaik hati menurunkan ke lesson 7 dan bacaan mudah lainnya.

Dari cerita di atas, terlihat jelas bahwa Fauzan memahami seluruh isi bacaan karena ia bisa mengacak bacaan sesuka hatinya. Ia pun memainkan emosi pelajarnya dengan memberikan bacaan mudah dan sulit, mengulangi bacaan agar dapat diikuti dengan benar: suatu tanda bahwa di balik kesulitan yang ia berikan, ia ingin membahagiakan rekannya juga. Dan satu hal lagi, ia tidak pernah memarahi muridnya yang tidak bisa mengikutinya. Selama pelajaran berlangsung, ia memandu dengan sabar dan tenang. Suasana kelas terasa akrab dan ia tidak dipersepsikan sebagai pemimpin kelas yang menyiksa rekan kelasnya.

Kecerdasan Fauzan dari mencari ide meninggalkan kelas kini diubah menjadi ide mengelola kelas. Ilmunya pun yang sudah lumayan bagus dapat ia review dengan mengajar sembari terus melakukan pendalaman belajar selama ia berada di Kampung Belajar semasa liburan. Semoga kepemimpinan kecil yang ia dapatkan ini dapat ia terapkan saat ini kembali bersekolah di pesantren.

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Senin, 6 Juli 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Kelas 3 SD, Faika Lolos Lagi Olimpiade Inggris Nasional

Faika Qhinara Putri Ridwan kembali lolos Olimpiade bahasa Inggris tingkat nasional di Sigma Sains Student…

11 jam ago

Daya Ledak Kebiasaan

Kebiasaan yang punya daya ledak yang tinggi butuh konsistensi. Kenapa seorang penulis memilih menulis setiap…

1 hari ago

Horst Liebner, Warisan Habibie, dan Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Horst Liebner, Warisan Habibie, dan Kebebasan yang Bertanggung Jawab Ketelitian dan musyawarah itu penting untuk…

2 hari ago

Metode Lintas Usia: Kotak Kosong dan Batu

Berangkat dari sebuah pertanyaan berani, "Saya sudah hafal Tenses," kata Fifi, pelajar di Kampung Belajar.…

4 hari ago

Wawasan Dunia dan Jalangkote Menyatu

Pembelajaran pagi hari di Kampung Belajar adalah kelanjutan tentang kota-kota besar. Bila pada sehari sebelumnya…

4 hari ago

Menghapus Batas Dunia dari Kampung Belajar

Kisah Mr. Hill yang seorang pilot yang pernah bekerja di Royal Air Force (Angkatan Udara…

5 hari ago