Karate, Bahasa Inggris dan Intelektualitas

Soal ujian Kumite dan Kata (Pertarungan dan Jurus) standar WKF (World Karate Federation) yang diikuti Indonesia memang bikin pening kepala para peserta yang ikut ujian. Beruntung, di Sulawesi Selatan ada sosok Prof. Muzakkir yang telah malang melintang di dunia internasional dan punya kecerdasan menyederhanakan dengan Bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh peserta pelatihan FORKI (Federasi Karate Do Indonesia) Sulawesi Selatan yang penulis ikuti pada 2023 dan 2026.

Dari modul pembelajaran yang tersebar versi Bahasa Indonesia, orang orang yang tidak mengerti dasar-dasar Bahasa Inggris pasti sangat kewalahan memahaminya. Misal, kata ‘tongkat kegembiraan’ sebenarnya berasal dari kata ‘joy sticks’, alat elektronik yang dipegang oleh juri untuk menilai poin. Kemungkinan besar proses penerjemahan sekedar menggunakan terjemahan google atau semacamnya tanpa melibatkan manusia mengeditnya.

Karena terlanjur mengikuti WKF, Bahasa Inggris menjadi alat komunikasi yang penting, minimal dasar-dasarnya. Bila tidak, Wasit Juri kita hanya mampu sampai level nasional saja, sulit bersaing di tingkat internasional. Soal soal ujian tindak lanjut pun tidak pakai bahasa Indonesia lagi, pasti Inggris. Itu saja sudah repot. Bisa dibayangkan bagaimana sulitnya wasit juri Indonesia berkomunikasi dengan sesama juri yang berbeda negara bila terdapat protes yang sulit dipecahkan dalam suatu pertandingan.

Penulis mengajukan beberapa penjelasan dan pertanyaan pada pembahasan aturan WKF (World Karate Federation) yang disosiasikan melalui FORKI (Federasi Karate Do Indonesia) Sulawesi Selatan. Seminar ini dipandu  langsung oleh Sensei Uceng sebagai MC (Master of Ceremony) dan Prof. Muzakkir sebagai pembicara utama di Universitas Kristen Indonesia Paulus. Makassar, Senin 13 April 2026.

Kapasitas lain yang dibutuhkan adalah kecerdasan intelektual. Wasit Juri bukanlah atlet yang harus menampilkan keahliannya dalam bela diri. Mereka adalah orang-orang dituntut menganalisa gerakan yang sesuai dengan standar WKF, termasuk kesalahan yang diperbuat. Persoalan yang tidak tercatat dalam aturan pun biasanya muncul. Misal, dalam aturan 10 detik, tiba tiba seorang atlet pingsan. Apa guna menghitung 10 detik bagi orang pingsan? Dan bagaimana bila ia sadar dan siap lagi bertarung sebelum atau setelah tiga menit ditangani dokter? Keputusan mesti dibuat dan itu tidak boleh bertentangan dasar aturan. Itu butuh nalar intelektual.

Intelektual yang bisa berbahasa Inggris–Bahasa Jepang juga perlu juga agar tahu asal usul kata dari istilah yang dipakai dalam karate–perlu dicetak lebih banyak guna membantu menerjemahkan dan menjelaskan kepada pelajar karate tahap awal. Sosok Prof. Muzakkir yang juga Dosen UNHAS (Universitas Hasanuddin) Makassar berhasil mengkombinasikan pengetahuan berbasis akademik dengan pengetahuan karate patut dicontoh karena punya peranan besar dalam membuat karate itu mudah dimengerti oleh orang orang yang menggeluti dunia karate.

Zulkarnain Patwa
* Peserta Ujian Wasit Juri FORKI Sulawesi Selatan.
* Humas INKAI Sulawesi Selatan.
* Direktur dan Pengajar Bahasa Inggris di Rumah Belajar Bersama.

Makassar, Senin 13 April 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Teror Pencerdasan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris ataupun bahasa asing apapun juga pasti terasa asing dilidah bila tidak dibiasakan. Mengulangi…

12 jam ago

Tragedi 8 x 3 di SMK Menampar Wajah Kurikulum Kita

Kejeniusan Mr. Crack, B. J. Habibie, tentulah turut mengharumkan nama baik Indonesia, disegani di dunia…

1 hari ago

Menghapus Sekat Belajar

Salah eja atau ucap seringkali dialami para pelajar bahasa inggris. Fokus kebanyakan orang adalah kemahiran…

2 hari ago

Di RBB, Pelajar yang Paling Pintar Pun Jadi Biasa Saja

Para pelajar yang menguasai perubahan seluruh kalimat tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah jaminan bahwa…

3 hari ago

Memoar Kak Madi: Pepaya Matang WME Kembali ke Pemilik-Nya

Ahmadi Hatta adalah mahasiswa jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 87. Pada tahun 2000-an,…

5 hari ago

Terbaik: Setiap Tempat Adalah Belajar

Suatu pembelajaran akan terasa sangat mudah dipelajari apabila para pelajar tidak asing dengan lingkungan kehidupan…

5 hari ago