Pemuda Pinisi Berguru Sandeq

Muhammad Ridwan Alimuddin pakar perahu Sandeq Indonesia dan tink tank Festival Sandeq 2024 ini dan Sakkar AR kru Pinisi Perla Anugerah Ilahi yang turut bergabung di Festival Sandeq di Mamuju berfoto dengan simbol Sandeq di tangan.

Karena percaya pada kapasitas intelektual dan pengalaman Ridwan mengarungi samudra, penulis meminta kesediaan hati Ridwan agar ia turut mendidik Sakkar mengingat pemuda pelaut Bulukumba tergolong tekun belajar dan bekerja. Hal ini berdasarkan pengamatan penulis selama mendidik Sakkar Bahasa Inggris di Rumah Belajar Bersama. Ia juga sudah mulai tekun membaca buku buku rekayasa sosial dan berlatih menulis.

Ridwan mengerti spirit intelektual yang penulis bawa sehingga ia menerangkan bahwa pelatihan teori dan praktek perahu Sandeq telah sering berjalan di tingkat pelajar SMA/SMK, mahasiswa dan umum dan bahkan orang orang asing dari luar negeri di Sulawesi Barat. Beberapa pelayaran dengan layar saja pun bekerja sama dengan swasta dan pemerintah ia jalankan. Dan Sakkar diperkenankan untuk bergabung. Menurutnya, hal itu juga bisa dilaksanakan di Bulukumba karena terdapat perahu Pinisi yang namanya telah mendunia.

Para pemuda pemudi kita yang punya minat dan bakat dalam dunia bahari dapat mencontoh jejak Sakkar dengan terlebih dahulu mengenali dan melayarkan perahu Pinisi dan Sandeq yang merupakan perahu yang ada di daerahnya. Sakkar kru Pinisi Perla Anugerah Ilahi telah punya bekal melayarkan tanpa mesin telah bekerja dengan baik. Kemudian inilah yang membukakan kemudahan jalannya sendiri yang mana para intelektual handal seperti Horst, Ridwan dan lainnya.

Selamat belajar Sakkar. Sebagai anak pelaut, semoga harapanmu tentang Festival Pinisi yang punya kepedulian terhadap kehidupan para pelaut sebagaimana yang kamu bayangkan terwujud. Dengan berguru kepada Ridwan, kamu bisa mengerti cara kerja Festival Sandeq dan keberlanjutannya dan nantinya dapat kamu menerapkan dalam kehidupanmu dan kampung halamanmu dan seterusnya sesuai kesanggupan berpikirmu.

Zulkarnain Patwa
Makassar, 24 September 2024.

Foto pada 23 September 2024 di Mamuju, Sulawesi Barat.

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Teror Pencerdasan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris ataupun bahasa asing apapun juga pasti terasa asing dilidah bila tidak dibiasakan. Mengulangi…

17 jam ago

Tragedi 8 x 3 di SMK Menampar Wajah Kurikulum Kita

Kejeniusan Mr. Crack, B. J. Habibie, tentulah turut mengharumkan nama baik Indonesia, disegani di dunia…

2 hari ago

Menghapus Sekat Belajar

Salah eja atau ucap seringkali dialami para pelajar bahasa inggris. Fokus kebanyakan orang adalah kemahiran…

3 hari ago

Di RBB, Pelajar yang Paling Pintar Pun Jadi Biasa Saja

Para pelajar yang menguasai perubahan seluruh kalimat tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah jaminan bahwa…

4 hari ago

Memoar Kak Madi: Pepaya Matang WME Kembali ke Pemilik-Nya

Ahmadi Hatta adalah mahasiswa jurusan Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 87. Pada tahun 2000-an,…

5 hari ago

Terbaik: Setiap Tempat Adalah Belajar

Suatu pembelajaran akan terasa sangat mudah dipelajari apabila para pelajar tidak asing dengan lingkungan kehidupan…

5 hari ago