Teman

Menjalin silaturahmi dengan teman-teman itu wow banget deh. Kita bisa ngobrol apa saja, tidak perlu menentukan tema, tanpa alur sistematika berpikir dan tanpa menang atau kalah kayak debat. Obrolan bebas sebagaimana air yang mengalir. Dan yang paling asyik, canda tawa bikin bahagia.

Memang sih, hidup itu butuh serius dalam menempuh cita cita. Tapi apa iya hidup kita ini lebih banyak serius dari pada santai? Dengan memperbanyak kawan, kita bisa lebih santai membicarakan hal hal yang serius. Bahkan, hampir tiada beban bertanya hal hal remeh temeh.

Rekan di foto ini adalah Senpai Sardi Sar. Saat ujian sabuk hitam DAN 3 karate, penulis satu kamar hotel dengannya. Penulis minta tolong agar berkenan memperagakan beberapa Kata (Jurus) bahan ujian. Sembari baring, penulis nonton dan begitu pun sebaliknya hingga ada keyakinan bahwa Kata tersebut bisa dipraktekkan dengan baik saat ujian.

Yang satu lagi Senpai Wama Andi Patawari. Senior kami satu ini orangnya periang dan suka terus terang. Apa yang ingin dikatakannya tidak dicicil, kontan saja tanpa ada beban. Humoris? Iya. Kritis? Iya juga. Ia punya kemauan yang kuat dan berjuang sekuat tenaga.

Hasil ujian tulis Senpai Wama pada Wasit Juri Karate yang kami ikuti di FORKI (Federasi Karate Do Indonesia) Sulawesi Selatan yang baru-baru kami ikuti juga bagus. Itu berkat hasil belajarnya disertai keramahtamahannya, beberapa orang dari daerah berkumpul di rumahnya di Makassar membahas soal-soal ujian. Untuk memimpin Wasit Juri Karate di atas Tatami (matras tanding), dengan memperbanyak praktek, ia pasti akan jadi lebih baik.

Silaturahmi memperkuat ikatan persaudaraan, menepis prasangka. Kita jadi lebih mengerti mengapa teman kita seperti ini dan itu. Saling menghargai perbedaan pun terbangun. Pada saat yang sama, kita tetap bisa ngobrol santai yang sesekali diselingi candaan tawa tanpa beban melepaskan kepenatan berpikir dan hidup. Tidakkah itu membahagiakan?

Zulkarnain Patwa
Makassar, Rabu 15 April 2026.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *