Adam adalah anak yang sangat berbakat dalam hal berbicara Inggris. Selain suaranya nyaring, ia pun mudah beradaptasi dengan kosa kata bacaan yang baru ia kenali. Bacaan buku pertama pada Basic Reading sebenarnya bukanlah kendala yang berarti baginya namun ia tidak mudah juga untuk tamat. Mengapa?
Sebagai seorang anak yang berbadan sehat dan ikut silat, Adam memiliki energi lebih untuk bergerak. Baginya, keberadaannya di Rumah Belajar Bersama adalah bermain. Hal ini didukung oleh kemampuannya bergaul dengan baik kepada anak laki-laki dan perempuan. Tapi tak jarang juga, ia berantem dan ia biasanya menang karena tahu sedikit jurus silat. Hebatnya, bermusuhan ala anak anak itu dapat kembali akrab dalam waktu yang tidak lama.
Ketika memasuki bulan Ramadhan 2026, Adam telah tamat Basic Reading dan memulai buku kedua. Cara berpikirnya pun mulai berubah. Karena tuntutan bacaan sudah berbeda dari buku sebelumnya, waktu bermainnya pun lebih sedikit. Ia sibuk memahami isi bacaan cerita Inggris dan menjawab soal-soal latihannya pada tumpukan beragam cerita. Perlahan tapi pasti, ia pun merubah cara belajarnya.
Melejitkan potensi anak dengan mengajak terbiasa menyukai bacaan buku butuh pendampingan berkelanjutan. Perhatian dan pendampingan yang intensif membuat kita mampu membaca celah yang perlu diisi menutupi kelemahan anak anak dalam belajar. Adam mengalami perubahan yang berarti dalam dirinya karena ia tahu bahwa bacaan buku kedua yang sedang ia hadapi saat ini tidak bisa lagi ia anggap remeh. Ia tahu bahwa bila dirinya tidak lebih aktif berinisiatif belajar, ia tidak bisa berbuat banyak untuk mampu mewujudkan harapannya menamatkan buku lagi.
Bakat yang dimiliki anak yang perlu dimaksimalkan dengan memperbanyak praktek bacaan yang memberikan tantangan untuk berpikir maju. Seiring dengan waktu anak anak akan menemukan cara belajar yang membuatnya bahagia hingga pada tahap mampu berpikir bahwa dunia belajar itu sama menariknya dunia bermain. Dan Adam bersama rekan-rekan pelajar lainnya sedang menapaki jalan tersebut. Good luck, children!
Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Sabtu, 28 Maret 2026.

Tinggalkan Balasan