Penguatan Mental Pelajar

Mempertemukan guru dan pelajar berbakat telah berulang-ulang terlaksana melalui kerjasama antara GAIA di Pati, Jawa Tengah dan RBB (Rumah Belajar Bersama), Bulukimba, Sulawesi Selatan. Yang istimewa pada pertemuan kelima English online ini adalah masing masing lembaga memasukkan empat orang pelajarnya untuk materi tanya jawab.

Ide ini muncul setelah Miss Salma Minasaroh dari GAIA telah empat kali mengisi materi. Anak-anak RBB sangat antusias belajar darinya. Alangkah ini lebih baik bila anak-anak GAIA juga dapat terlibat agar terdapat keterhubungan pelajar lintas pulau: Jawa dan Sulawesi. Dia sepakat. Agar efektif, jumlah peserta dibuat sangat terbatas agar semua peserta punya kesempatan cukup untuk berbicara menjawab dua puluh soal.

Saat bertemu di layar, anak anak itu saling tatap muka saja. Tidak ada di antara mereka yang saling menyapa dan memulai pembicaraan hingga keheningan terpecahkan ketika Miss Salma mengambil alih kelas untuk pembelajaran Bahasa Inggris.

Tanya jawab berlangsung sangat lancar. Satu dua kata kosa kata Inggris saja dari pembicaraan para pelajar itu yang sulit dimengerti. Pendek kata, urusan pembelajaran Bahasa Inggris berjalan normal. Rahasianya terletak pada kemampuan dan pengalaman guru alumni dua universitas yaitu UAD dan UGM Yogyakarta tersebut yang sudah tahu betul cara mengelola kelas belajar dan para pelajar yang telah berlatih dengan matang pada materi tanya jawab yang akan dibahas secara online.

Setelah memahami dasar dasar percakapan sederhana, para pelajar kita sebaiknya dimotivasi untuk berani berkomunikasi dengan orang lain, bukan sebatas guru saja. Ya, kita tahu anak anak itu cenderung pemalu pada orang yang mereka baru kenal. Itulah yang menjadi tantangan kita ke depan agar mereka mampu berakrab ria sesama pelajar Indonesia sebelum melangkah lebih jauh pada pergaulan internasional antar negara.

GAIA dan RBB yang termasuk bagian dari lembaga yang fokus pada pengembangan kwalitas pelajar Indonesia tentu siap mengerakkan ke arah tersebut. Berangkat dari evaluasi di atas, rancangan lebih baik pada pembelajaran online berikutnya telah disiapkan. Pengetahuan dan mental harus saling bergandeng tangan. Apakah Anda punya ide menarik juga? Let’s see. Sekian.

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Minggu, 17 Mei 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *