Kecerdasan pada Hukum Perulangan

“Apakah conversation (percakapan) ini dihapal?” seorang pelajar bertanya sambil melihat bahan bacaannya. “Tidak,” jawab guru. “Alhamdulillah,” balasnya dengan raut wajah gembira. Pelajar yang lain pun bersorak ria. Guru melanjutkan, “Ada cara yang lebih mudah yaitu dengan mengulangi bacaan dilakukan secara serempak, listen and repeat (mendengarkan dan mengulangi) dan berpasangan.”

Ini adalah the law of repetition (hukum perulangan) untuk menginternalisasi pengetahuan dalam kepala yang berujung pada pemahaman—hal yang lebih tinggi dari hafalan, mesin fotokopi. Selain itu, terdapat kesepahaman antara guru dan pelajar yang sama-sama tidak suka hafalan yang dianggap cenderung melelahkan dan membosankan.

Sesi pertama diisi dengan membaca buku secara serempak. Ada yang lancar, ada yang tidak. Tugas guru adalah menyelaraskan ketidaksesuaian suara, memperbaiki pengucapan yang salah. “Bagi yang belum lancar bicara, silakan membuka buku sambil bicara, namun yang merasa lancar, tutup buku saja,” terang guru. Setelah beberapa kali praktik, semua menutup buku.

Karena sebagian pelajar anak-anak SD bergabung dengan orang dewasa yang masih pemula, cara cerdik membuat semua senang adalah berbicara disertai gerakan tubuh sesuai arah pembicaraan. Pikiran tertarik untuk turut membayangkan benda-benda yang disebut yang memudahkan otak mengenal istilah asing. Semua terlihat senang menghapus anggapan bahasa Inggris susah dibaca dan diucapkan.

Sesi berikutnya meninggalkan tempat duduk ruang kelas. Semua pelajar menuju depan teras dinaungi pohon mangga yang rindang untuk mendapatkan suasana belajar yang baru. Pelajar berdiri berhadap-hadapan untuk conversation. Agar the law of repetition tetap berjalan, setelah satu pasangan menyelesaikan conversation, satu orang dari tiap pasangan diganti dengan orang lain sehingga semua pelajar terus berkomunikasi dengan orang yang berbeda hingga mereka yakin bahwa apa yang mereka praktikkan sudah cukup baik dikuasai.

Conversation yang pasangannya terus berganti hingga semuanya saling bercakap.

Sesi terakhir adalah games kosakata. Setiap pelajar memilih satu benda diletakkan di atas meja: Sapu, lakban, batu merah, sendok, daun, dan sebagainya. Kemudian, sebuah barisan dibuat. Seseorang yang menghadap ke barisan bertindak sebagai pemimpin. Sang pemimpin bertanya, “What is this?” (Apa ini?) sambil menunjuk suatu benda di meja. Jika peserta salah dalam menjawab, ia akan mundur, berada di barisan belakang, antre kembali untuk mendapatkan pertanyaan. Jika benar, ia menjadi pemimpin dan mengajukan pertanyaan yang sama. Mereka bermain games sampai semua istilah Inggris dari semua benda di meja dikenali dengan baik.

Dari tiga jam kelas pagi hari di Kampung Belajar ini, pelajaran di atas menghabiskan waktu sekitar dua setengah jam. Setengah jam tersisa dimanfaatkan untuk istirahat, menikmati makanan, dan bersantai. Para pelajar ini mengira bahwa bahasa Inggris itu fun (menyenangkan). Untuk pemula, kenyataannya sengaja dibuat demikian. Nanti setelah mereka cukup lama menikmati dunia belajar, pelajaran yang sulit penuh dengan tantangan akan diberikan. Pemahaman yang telah mereka bangun pada tingkat dasar akan diuji dengan materi yang baru yang mengejutkan dan menantang.

Zulkarnain Patwa

Selasa, 16 Juni 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Melirik Hari Pertama di Kampung Belajar

Hari pertama pada jam 9 sampai 12 siang, Kampung Belajar Inggris dihadiri enam orang pelajar,…

1 hari ago

Salah Kaprah tentang Pinisi

Silaturahmi Dr. Horst Liebner ke Rumah Belajar Bersama (RBB) tak lepas dari pembicaraan tentang pelestarian…

2 hari ago

Intelektual Muda Membangun Kampung Halamannya

Masa muda yang penuh semangat menuntut ilmu mempertemukan penulis dengan Hadi Kasmaja Dg Saktiala. Waktu…

3 hari ago

Berbahasa Inggris (Tidak) Mengandalkan Sekolah

Mungkinkah pelajar lancar berbahasa Inggris mengandalkan pelajaran sekolah? Pelajaran ini diajarkan sekali dalam seminggu mulai…

4 hari ago

Kampung Belajar Inggris

Jadwal: 15 Juni sampai 10 Juli 2026 6 x belajar dalam sehari 180 jam dalam…

5 hari ago

Kampung Belajar Inggris

Jadwal: 15 Juni sampai 10 Juli 2026 6 x belajar dalam sehari 180 jam dalam…

5 hari ago