Ibu Dewi yang biasanya duduk bersantai sambil menanti anaknya di Rumah Belajar Bersama. Foto pada Jum'at, 15 Agustus 2020
Bulukumba, RBB (15/8)—Dewi Lestari adalah orang tua pelajar yang selalu setia duduk di Rumah Belajar selama lebih dari satu bulan terakhir ini sambil menanti anaknya bernama Ahdan selesai di kelas Baca Tulis. Ahdan tidak ingin ibunya pulang saat ia sedang belajar.
Mengapa Ibu Dewi mau menghabiskan waktu seperti ini? Menurutnya, “Ahdan sama sekali tidak mau belajar di rumah. Nanti setelah bergabung di Rumah Belajar, ia sudah mau berlatih dan mengulangi pelajarannya di rumah. Modul Baca Tulis membantunya praktek membaca di rumah”, kata Dewi dengan senang hati.
Mengenai kemajuan belajar Ahdan, Dewi mengatakan, “Anak saya sudah bisa membaca 2 (dua) suku kata seperti “buku, batu, nasi dan lainnya. Tapi untuk lima huruf “bangku, lampu” itu belum namun itu sudah menjadi kemajuan yang baik bagi Ahdan”, terangnya. Ia terus mengikutkan anaknya di Kelas Baca karena ia yakin bahwa dalam satu atau dua bulan ke depan, Ahdan sudah lancar membaca.
Hal lain yang menggembirakan bagi Dewi adalah keinginan kuat dari Ahdan untuk datang ke Rumah Belajar meskipun belum memasuki waktu jam belajar. “ia ingin belajar tiap hari padahal waktu belajar belajarnya 3 x seminggu”, terang Dewi.
Bagaimana setelah Ahdan pandai Baca Tulis. Dewi menjelaskan bahwa Ahdan sendiri yang ingin lanjut di kelas Matematika. Ibu ini pun memberi dukungan penuh pada semangat belajar yang demikian.
Zulkarnain Patwa
Staf Rumah Belajar Bersama
SI (Syarikat Islam) is a large organization working in religion, social affairs, trade, education, and…
SI (Syarikat Islam) organisasi besar bergerak dalam keagamaan, sosial, perdagangan, pendidikan dan yang sangat penting…
Bridging smart teachers and talented students together has happened many times through a partnership between…
Mempertemukan guru dan pelajar berbakat telah berulang-ulang terlaksana melalui kerjasama antara GAIA di Pati, Jawa…
The classroom atmosphere which was not crowded made the writer have more opportunity in designing…
Suasana kelas yang sedang tidak padat membuat penulis punya kesempatan lebih dalam merancang para pelajar…
Leave a Comment