Sejarah Baru pada Syarikat Islam Bulukumba

SI (Syarikat Islam) organisasi besar bergerak dalam keagamaan, sosial, perdagangan, pendidikan dan yang sangat penting adalah politik; mendokrin tokoh intelektualnya melawan kolonialisme Belanda. Sebut saja H.O.S. Cokroaminoto, Agus Salim, Soekarno, Semaun, Kartosuwiryo, Muso dan masih banyak lagi.

Perbedaan ideologi membuat mereka saling hantam. H.O.S. Cokroaminoto dan Agus Salim mewakili kelompok nasionalis religius bentrok dengan Semaun dan Muso, Sukarno yang nasionalis tulen sangat terang saling gasak dengan Kartosuwiryo yang ingin mendirikan Negara Islam Indonesia. Itulah sekilas sejarahnya.

Pertemuan Lintas Kubu
Beberapa tokoh Bulukumba berkumpul membentuk pengurus SI. Apakah mau saling gasak juga? Syahruni Haris memandang bahwa itu sekedar nostalgia sejarah. “Belajar dari kesalahan terdahulu, jangan mengulang sejarah buruk tapi ciptakan sejarah baru”, terang Wakil Ketua DPRD Bulukumba ini.

Sebagai tindak lanjut penyatuan persepsi, pertemuan beberapa toloh bulukumba dari berbagai latar belakang—dari  aliran “kiri, kanan, depan maupun belakang” (istilah penulis)—berkumpul di Circle pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Apakah mereka akan saling berbenturan seperti para pendahulu?

Zaman now bukan lagi terletak pada benturan ideologi dan perang fisik seperti masa kemerdekaan itu melainkan bagaimana mengisi kemerdekaan seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

Sebagian para pengurus Syarikat Islam Cabang Bulukumba yang sedang berkumpul menggagas langkah strategis SI ke depan. Sumber Foto: H. A. Haris Ishak pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Menjawab Tantangan Zaman SI Bulukumba
Dari sejarahnya yang besar itu, patut diingat SI tidak bubar tapi terus bergerak dinamis sesuai perubahan zaman. Saat ini Ketua Umum pusat SI dijabat oleh Prof. Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H., Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi .

Pada 2026 ini, SI hadir di Kab. Bulukumba, Sulawesi-Selatan.

Ahmad Said, Ketua Dewan SI Cabang Bulukumba, memberikan pengantar bahwa SI Bulukumba akan mengawal kebijakan pemerintah RI di Bulukumba, mengawasi jalannya roda pemerintahan daerah, dan turut terlibat aktif mengadvokasi dan mengedukasi kaum muslimin sebagaimana dilakukan organisasi Islam. SI yang awalnya adalah SDI (Syarikat Dagang Islam) pasti punya konsentrasi yang tinggi dalam membangkitkan kembali spirit kewirausahaan masyarakat dengan mendukung program koperasi, bukan sebagai anti tesa tetapi sebagai inisiasi dari apa yang telah dilakukan pemerintah saat ini.

Gagasan tersebut disambut baik.  Abdul Kahar Muslim selaku  Pimpinan Cabang dan Iwan Salassa, Wakil Ketua SI Cabang Bulukumba menambahkan bahwa tokoh keterwakilan perempuan di SI juga sangat penting untuk memperjuangkan hak-hak perjuangan perempuan.

Langkah Selanjutnya
Tentu, masih banyak ide cerdas yang harus dilahirkan dan dikerjakan. H. A. Haris Ishak, Sekretaris SI Cabang Bulukumba, memandang bahwa rancangan kegiatan strategis yang tersistematis lainnya akan dibahas pada Rapat Program Kerja SI yang kemudian akan sosialisasikan kepada publik agar masyarakat yang terhubung dengan program SI dapat terlibat aktif berpartisipasi.

“Semoga Allah SWT selalu melimpahkan anugerah kesehatan, berkah, dan rahmat-Nya kepada kita semua,” tutup Abdul Kahar Muslim.

Penutup
SI telah mencetak ide-ide dan tokoh-tokoh besar yang sesuai dengan ideologi masing-masing. Ia punya kesadaran untuk tidak jatuh pada sejarah kelam Indonesia. Kini, para tokoh-tokoh SI Bulukumba lebih menekankan pada penggabungan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk dikolaborasikan dalam mendukung program kerja yang akan memperkuat misi SI: Kemerdekaan Umat, Kemandirian ekonomi, Dakwah inklusif dan Keadilan sosial. Adakah sejarah baru yang akan tercipta?

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, Minggu, 17 Mei 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Bukan Pelajar Bahasa Inggris yang Bodoh

Ketakutan para pelajar pada bahasa Inggris seringkali muncul hanya karena gurunya kaku, tidak pandai memecah…

3 jam ago

Mencetak Pelajar Kelas Dunia Melalui Rumah Belajar

Kekhawatiran orang tua pada anak yang mempelajari tenses tidak lancar berbicara itu mempunyai alasan yang…

17 jam ago

Teror Pencerdasan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris ataupun bahasa asing apapun juga pasti terasa asing dilidah bila tidak dibiasakan. Mengulangi…

2 hari ago

Tragedi 8 x 3 di SMK Menampar Wajah Kurikulum Kita

Kejeniusan Mr. Crack, B. J. Habibie, tentulah turut mengharumkan nama baik Indonesia, disegani di dunia…

3 hari ago

Menghapus Sekat Belajar

Salah eja atau ucap seringkali dialami para pelajar bahasa inggris. Fokus kebanyakan orang adalah kemahiran…

4 hari ago

Di RBB, Pelajar yang Paling Pintar Pun Jadi Biasa Saja

Para pelajar yang menguasai perubahan seluruh kalimat tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah jaminan bahwa…

5 hari ago