Kategori: Galeri Foto

  • Siri’ Menjadi Bahan Bakar Belajar

    Siri’ Menjadi Bahan Bakar Belajar

    Kemampuan lisan tidak selalu berbanding lurus dengan tulisan. Anak-anak SD di kelas malam terkenal jago tenses di luar kepala dan sering divideo secara live (siaran langsung) di media sosial. Kebanggaan mereka ini tidak bertahan lama setelah Mr. Agung, guru grammar (tata bahasa) berbakat, hadir memberikan simulasi ujian tenses. Jangankan pelajar yang baru menguasai tenses, para juara olimpiade bahasa Inggris SD tingkat nasional pun terjungkal.

    Persoalannya terletak pada perubahan kata kerja, ketelitian, dan waktu yang diberikan sangat terbatas—mengikuti ujian standar internasional. Ada seorang anak yang jawabannya sangat bagus, tetapi lupa menulis nama pada lembaran ujiannya sehingga ia harus rela hasil kerjanya tidak diperiksa, nol; seisi ruangan bernasib sama, kecewa berat dan menangis. Karena senasib, beban kecewa itu dibagi rata dengan saling menyemangati dengan berbagi cerita untuk meringankan beban.

    Namun, kejadian ini adalah hal biasa. Ribuan pelajar telah mendapatkan pelatihan mental seperti ini. Ujian tulis yang diberikan sengaja meliputi seluruh bentuk perubahan tenses agar klaim target memahami tenses di luar kepala benar-benar teruji. Ketika gagal dalam ujian tulis, itu berarti pendalaman materi masih sangat dibutuhkan hingga semua celah kelemahan dapat tertutupi. Lagipula, gagal dalam proses belajar itu penting. Mengikuti alur berpikir Kang Jalal, lebih baik anak-anak itu gagal sekarang daripada nanti di puncak kesuksesannya terjatuh. Itu pasti jauh lebih menyakitkan. Mereka harus mengerti makna perjuangan, segera bangkit setelah jatuh. Selain itu, ada hal kecil yang terselubung dalam diri pelajar yang hendak diruntuhkan, yaitu menganggap remeh pelajaran: ego kehebatan diri yang sering menjangkiti pelajar yang pintar.

    Oleh karena itu, saat ini pelajar Rumah Belajar Bersama (RBB) diberikan variasi soal tulis, tanpa meninggalkan latihan lisan agar tercipta kombinasi pemahaman yang lebih utuh. Pengenalan kata kerja yang baru serta bentuk perubahannya mengikuti agar mereka bisa memindahkan tenses dengan benar. Mereka tentu lebih perhatian karena tidak ingin mengulang kegagalan yang sama pada simulasi ujian tulis itu, menolak jatuh pada lubang yang sama.

    Pada tahap ini, RBB memanfaatkan budaya siri’ (malu) anak-anak Sulawesi Selatan itu ke arah pendidikan. Mereka merasa sangat malu bila gagal. Tentu saja, betapa pun mereka masih pelajar SD, mereka sedikit banyak sudah mengetahui apa itu siri’. Inilah yang selalu didengungkan, dimasifikasi. Tiada seorang pun dari mereka yang harga dirinya jatuh. Maka, untuk menjaga kehormatan mereka, tidak ada pilihan lain selain belajar lebih giat. Guru-guru RBB dengan sabar dan tabah akan terus mendampingi mereka hingga ujian tulis itu berbanding lurus dengan kemampuan lisan mereka.

    Zulkarnain Patwa
    Bulukumba, Selasa, 22 September 2026

  • Rahasia Kecerdasan Pelajar RBB Tanete Berbahasa Inggris

    Rahasia Kecerdasan Pelajar RBB Tanete Berbahasa Inggris

    Era teknologi memanjakan manusia untuk bisa serba cepat. Sekarang, AI (artificial intelligence) bisa memberikan jawaban atas segala pertanyaan kita yang dijawab dalam waktu sangat cepat, beberapa detik saja. Banyak jawaban yang benar, tidak sedikit juga yang cuma cocoklogi. Orang yang logika berpikirnya pas-pasan menganggap apa yang diberikan AI itu adalah kebenaran. Padahal, persoalannya tidak semudah itu.

    Dalam dunia pendidikan, keinginan serba cepat itu juga terjadi. Banyak kursus kilat dengan klaim cepat pintar dalam mempelajari bahasa Inggris, orang juga mau serba cepat. “Yang penting bisa cepat bercakap”, kata sebagian orang. Harapan baik itu tidak perlu dibantah. Namun, bila hendak lebih canggih tanpa mengesampingkan harapan itu, beginilah caranya.

    Rumah Belajar Bersama (RBB) menerapkan satu pembelajaran yang memahamkan banyak hal. Kelas Reading (Membaca) berisi kumpulan kosakata disertai gambar percakapan dan cerita yang sangat singkat. Target utama untuk pelajar pemula ini adalah memahami bacaan dan bicara dengan pengucapan yang benar hingga tamat buku Basic Reading (Bacaan Dasar) itu.

    Miss Fathy Cayadi, guru RBB Tanete, menambah bobot materi di kelas pengajarannya dengan cara menguatkan materi bacaan dan berbicara melalui penguatan grammar (tata bahasa). Pada Jumat, 28 Agustus 2026 yang baru saja berlalu, pembelajarannya telah sampai pada lesson 32. Tidak main-main, materi ini sudah mulai berat untuk anak SD, tetapi dengan kreativitas khas ala guru RBB yang terbiasa membongkar kemustahilan, ia dan para pelajar sanggup menyelesaikan hingga lesson 39.

    Jurusnya adalah Active Grammar Game, RBB’s Competition Strategy, atau Creative Dialogic Method. Anak-anak tidak hanya sekadar doyan membaca dan berdialog tetapi juga saling mengadu kecerdasan. Kemampuan individu dan bekerja sama dalam kelompok terbangun. Ini bisa dilakukan dengan mudah karena guru-guru RBB sudah terbiasa terkondisikan dan terlatih untuk berpikir superkreatif.

    Penulis tidak akan menerangkan materi itu di sini karena selain esai ini bukan kelas bahasa Inggris–betapa pun itu bisa disederhanakan, ini juga dimaksudkan untuk menghormati sebagian pembaca yang tidak ingin direpotkan dengan tumpukan pelajaran bahasa Inggris. Yang terpenting adalah capaian pelajar yang bukan hanya mampu menjawab ya atau tidak tetapi menjelaskan apa yang ditanyakan.

    Kita memang bisa bertanya kepada kecerdasan mesin tentang apa itu present progressive, rumusnya, dan contoh kalimatnya. Mesin bisa mendiktekan teori dan cocoklogi yang dibuat pujian yang membius pikiran, tetapi ia tidak bisa melatih nalar logika pembelajar untuk membongkar kemustahilan. Otak manusia sungguh berbeda. Kemampuan untuk mengerti disertai praktik sebagaimana dalam kehidupan nyata tidak akan Anda dapatkan di sana. Sentuhan kecerdasan manusia di RBB Tanete menyelesaikan apa yang tidak bisa dilakukan oleh AI.

    Zulkarnain Patwa
    Gowa, Sabtu, 29 Agustus 2026

  • Kecerdasan Pelajar pada Ramadhan

    Kecerdasan Pelajar pada Ramadhan

    Memahami inti Basic Grammar (tata bahasa dasar) pada struktur tenses dengan segala bentuk perubahannya bukanlah perkara yang mudah. Karena begitu penting, materi ini diajarkan di SMP, SMA dan bahkan tak jarang diulang lagi di tingkat universitas. Heran juga, kenapa mesti melakukan banyak perulangan. Membosankan. Bukankah itu bisa dituntaskan sekali waktu saja semisal di SMP saja?

    Pada bulan Ramadhan 2026 ini, Adeeva Syaqila Zulfikar yang masih kes 4 SD telah berkali-kali latihan tenses luar kepada hingga pada akhirnya Mr. Agung telah memberikan pelatihan yang rumit mengatakan bahwa Adeeva hampir 100 mengerti tenses. Pengakuan ini tidak dengan serta merta tapi berdasarkan pemberian soal secara acak selama berjam-jam dalam beberapa pertemuan. setiap kali berlatih, Adeeva mampu menjawab dan menuntaskan perubahan delapan puluh delapan kalimat sesuai yang diinstruksikan cukup dengan mengandalkan otak saja, tanpa catatan sama sekali.

    Pelatihan Tenses luar kepala oleh Mr. Agung kepada Adeeva, kelas 4 SD saat Ramadhan 2026.

    Adeeva merasa senang saja dengan capaiannya ini tapi karena puasa, ia merasa lebih capek dan lemas juga. Semangat bermain pun agak menurun karena rekan-rekan kelasnya agak lebih sedikit yang datang belajar di sore hari selama Rumadhan. Sebagai konsekuensinya, Adeeva punya kesempatan untuk belajar lebih banyak kepada guru-guru bahasa Inggris seperti Mr. Ancha yang memberikan strategi memahami dan menjawab soal soal cerita tingkat pre Intermediate yang sangat berguna untuk menambah wawasan kejadian dunia luar, mengenal tipikal penulisan orang orang barat dan bekal bacaan dan tulisan dalam dunia akademik yang lebih tinggi nantinya.

    Kegiatan tersebut juga akan sangat bermanfaat bila Adeeva bila ingin mengikuti Olimpiade Bahasa Inggris mengingat ia memang sudah saatnya melakukan uji kemampuan dengan kompetisii yang punya daya saing bagus untuk menambahkan semangat dan ketekunan dalam belajar. Sekedar info, rekan Adeeva bernama Faika kelas 3 SD yang hampir sama cerdasnya dengan Adeeva baru baru ini meraih emas pada Academic Olympiad Bahasa Inggris tingkat SD se-Indonesia (link dapat anda baca di sini: https://rumahbelajarbersama.org/2026/02/21/emas-untuk-faika-pada-academic-olympiad/) Mengingat kapasitas, Adeeva punya peluang yang sama dan perlu membuktikan kemampuannya juga.

    Sedangkan Mr. Agung mendidik pada penguatan struktur tense agar Adeeva mampu menghilangkan sedikit kesalahan dalam menjawab secara lisan. Ini juga dapat dimanfaatkan menjawab soal-soal cerita secara tertulis yang sesuai international standard lessons (pelajaran standar internasional). Jadi Adeeva dapat menawarkan jawaban dalam bentuk struktur kalimat sesuai pilihannya, entah mau dijawab panjang atau pendek, pilihan saja. Selain itu, ia juga telah berlatih kemungkinan jebakan jebakan soal sebagai persiapan
    ujian tenses nantinya di RBB (Rumah Belajar Bersama). Maklum, ujian kelulusan tenses di RBB tergolong sangat ketat. Semua pelatihan tersebut dapat Adeeva hadapi tanpa hambatan yang berarti.

    Setelah pelajaran Reading (Membaca) dan Grammar (Tata Bahasa), kini Adeeva akan mencoba dalam interaktif speaking (praktek bicara). Bekal reading dan grammar tersebut akan membuatnya lebih percaya diri berbicara karena ia telah banyak mengenal kosa kata sebagai bahan utama untuk bicara dan grammar yang membuat kemampuan berbicaranya tidak terbalik-balik. Langkah awal, ia akan banyak ditanya dimana ia sekedar menjawab saja dan kemudian setelah agak mahir, ia akan berlatih untuk lebih banyak bertanya daripda menjawab.

    Mencetak pelajar yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata selama Ramadhan memang tidak.mudah. Tantangannya telah kita jelaskan di atas. Namun karena semua kendala terus dihadapi hingga tuntas, contoh pelajar bernama Adeeva layak menjadi rujukan selama Ramadhan 2026 ini karena ia telah berhasil memahami pelajaran yang sebenarnya bukan tingkat SD melainkan SMP, SMA dan bahkan kadang-kadang diulang di tingkat universitas. Semoga ini motivasi untuk melakukan loncatan belajar yang lebih baik lagi buat Adeeva dan pelajar lainnya.

  • Emas Olimpiade Bahasa Inggris 

    Emas Olimpiade Bahasa Inggris 

    Selama buat Faika Qinara Putri Ridwan, anak dari Ibu Nurlaelah meraih Emas pada Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh NSMAO (National Science and Mathematics Academic Olympiad) 2026.

    Capaian Faika didikan Mr. Ancha ini bukanlah hal yang mengangetkan namun merupakan target yang telah kita prediksi dengan baik karena ia mengikuti aturan yang diterapkan oleh RumahBelajar Bersama untuk terbiasa membaca buku, menamatkan bacaan dan menjawab soal-soal cerita berbahasa Inggris. Selain itu ia juga telah mendalami dasar dasar basic grammar (tata bahasa dasar) utamanya Tenses luar kepala. Berbekal pengetahuan tersebut, kami percaya ia punya kemampuan untuk berpikir kreatif menghadapi soal-soal yang tingkat kesulitannya di atas rata rata seumurannya. Dan boom, ia pun berhasil membuktikan dirinya sebagai bagian dari pelajar terbaik.

    Saat ini Faika kelas 3 di SDN Terang Terang, salah satu sekolah terbaik di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ia juga atlet karate INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Bulukumba yang seringkali mewakili INKAI Sulawesi Selatan karena berprestasi. Beberapa kejuaraan karate tingkat nasional dimana ia turut meraih medali adalah Piala Presiden RI, Piala Kementrian Pertahanan RI dan Piala Menpora RI.

    Faika dapat menjadi contoh bahwa prestasi dalam bidang olahraga dan pelajaran sekolah dapat seiring. Memang itu tidak mudah. Ada baiknya Bu Nurlaela berkenan memberikan saran bagaimana itu bisa dapat terjadi.

    At last but not the least buat Faika, teruslah rajin membaca. Banyak keajaiban baru yang akan kamu temukan. You are the best and keep doing the best wherever you are. Selamat!

    Zulkarnain Patwa

  • Mae Geri pada Karate

    Mae Geri pada Karate

    Tiap orang punya jurus terbaik yang sesuai dengan dirinya. Kita belajar dari beragam guru untuk mempermudah mengenal potensi diri. Setelah mengetahui gerakan yang sesuai dengan diri, itulah yang diperdalam.

    Foto adalah tendangan Mae Geri (Front kick, tendangan arah ke depan ke ulu hati) pada ujian kenaikan DAN di Kostrad Kariango Maros, Sulawesi Selatan pada 14 Mei 2024.

    Zulkarnain Patwa
    Humas INKAI Sulawesi Selatan

  • Karate Segala Tingkatan

    Karate Segala Tingkatan

    Karate untuk segala tingkatan umur dimana tingkat kesederhanaan dan kerumitan latihan disesuaikan dengan kebutuhan peserta karate.

    Hari : Tiap Senin dan Kamis.
    Jam : 15.30 – 17.30 Wita.
    Tempat : Aula Pongdam XIV Hasanuddin, Jln. Mongisidi No. 19 A, Maricaya Baru, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

    Pelatih :
    * Letda Cpm Ahmad Radjab
    * Sensei Achmad Sairodji (Sabuk Hitam / DAN V)

    Biaya
    * Pendaftaran Rp. 50.000,- Lima Puluh Ribu)
    * Bulanan Rp. 50.000,- Lima Puluh Ribu)

    Contact Person
    0851 – 3799 – 5867
    0852 – 5538 – 8885

    Note:
    Perguruan karate ini bernama INKAI (Institut Karate Do Indonesia). Para atlet INKAI Sulawesi Selatan paling sering Juara Umum pada berbagai kejuaraan lokal dan nasional di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir hingga saat ini.

    Terima kasih.
     

     

  • True Smile

    True Smile

    Children have true smile. We will always be happy to teach them.

    Picture at Kelas Baca Tulis dan Hitung.
    August 18, 2025.

  • Love to Study

    Love to Study

    We love what we teach and our students love to study.

    Picture at Baca Tulis dan Hitung Class.
    August 18, 2025.

  • Curiosity

    Curiosity

    Curiosity influences you to be smarter and clever than before. And because of that, long life education is in your hand.

    Picture taken at English Class.
    August 15, 2025.

  • More

    More

    If you can’t explain the lesson you teach, you don’t understand it enough. We are sure that you can. That’s the reason we are listening you in order to understand you more.

    Micro Teaching at English Class by Raihana.