Kanal: Uncategorized

Perulangan yang Mencerahkan

Sebagian orang mengatakan bahwa perulangan itu membosankan. Sebagian lagi bilang bahwa perulangan itu pendalaman–inilah yang Rumah Belajar Bersama (RBB) percaya. Merujuk Imam Ali bin Abi Thalib bahwa ilmu yang diajarkan, niscaya bertambah ilmunya bagi yang mengajarkan itu dan bagi yang belajar pun tercerahkan.

Miss Fathy Cayadi pengampu RBB di Tanete melakukan review pada Basic Reading mulai dari lesson (pelajaran) 1 sampai 8. Pelajarannya mencakup cara bertanya menggunakan yes-no questions (pertanyaan ya atau tidak), percakapan sehari-hari dan sebuah information question (pertanyaan informasi ) menggunakan what (apa). Langkah ini memastikan pelajaran diserap dengan baik sehingga untuk melanjutkan pelajaran pada pertemuan berikutnya, pelajar tidak akan mengalami permasalahan yang berarti, penguatan basic di atas segalanya.

Selain pembelajaran serius itu, ada juga yang tidak serius. Sebenarnya, materi ini serius karena isinya wawasan tentang bahasa Inggris juga. Cuma saja, kemasannya tidak nampak serius sehingga terkesan begitu mengasyikkan. Pelajar yang anak sekolah zaman now suka games. Miss Fathy memainkan:

1. Rock, scissors, and paper (Batu, gunting, dan kertas).
* Mengambil kertas yang berisi pertanyaan. Misal, do you have a pet? (Apakah kamu punya hewan peliharaan?).
2. Kertas bergambar untuk mengetahui pekerjaan. Permainan mengambil gambar sesuai profesi yang disebut ini disertai kewajiban menjawab pertanyaan pada sebuah profesi.

Games yang menyenangkan ini sebenarnya bagian dari perulangan yang sebagian materinya terdapat di dalam lesson 1 sampai 8. Jadi, dari beberapa pendekatan belajar ini, terlihat jelas bahwa ada upaya penyederhanaan masalah, membongkar pemahaman bahasa Inggris yang selama ini diklaim susah, padahal mudah, semudah pelajar yang sedang belajar tersebut.

Bila konsep belajar seperti ini diterapkan, masih sanggupkah kita berpikir bahasa Inggris itu susah?Bila konsep belajar seperti ini diterapkan, Apakah perulangan itu membosankan? Masih sanggupkah kita berpikir bahasa Inggris itu susah? Bisakah kaum terdidik kita melakukan hal yang lebih baik?

Zulkarnain Patwa

Bulukumba Jum’at, 17 Juli 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Ruang Bebas Belajar Sepanjang Hayat

Kejadian ini cukup mengejutkan. Setelah jam istirahat selesai, anak-anak meminta untuk tidak belajar lagi. Terlihat…

19 jam ago

Lubang Kecil, Persiapan Pelajar Kelas Dunia

Hilal kelas 6 SD dan Adeeva kelas 5 SD adalah anak yang telah berada pada…

2 hari ago

Siri’ (Malu) Belajar dan Angin Lalu

Malu. Itulah yang dikatakan para pemuda-pemudi yang ingin belajar bahasa Inggris namun tidak mengikuti kelas.…

3 hari ago

Pelajar Kelas 4 SD Siap Kuasai Tenses

Bertambah. Nabila Ayudia Varisha pelajar kelas 4 SD juga tertarik mengerti tenses di luar kepala.…

4 hari ago

Menembus Batas Tulisan dan Lisan

Sekali ditulis, seribu kali diulang. Pepatah Arab ini diterapkan kepada Faika Qhinara Putri Ridwan. Anak…

4 hari ago

A Piece of Heaven Besieged by Plastic

"Indonesia is a piece of heaven brought down to earth (qit'atun min al-jannah)," said Sheikh…

4 hari ago