Dua orang anak SD bernama Heril dan Aul sedang dibiasakan membaca, akrab dengan literasi. Guru meminta mereka membaca sebuah buku cerita sederhana berbahasa Inggris dengan suara nyaring. Mulut mereka “komat-kamit” bicara dengan percaya diri tanpa ada rasa bersalah pada kesalahan dalam pengucapan. Berkali-kali mereka dipandu guru untuk memperbaiki bacaan, namun sayang sekali, tingkat kesalahannya masih sulit ditoleransi.

Guru memutar otak. Modul terjemahan cerita ke dalam bahasa Indonesia itu diminta untuk dibaca bersama-sama. Setelah itu, mereka mendialogkan isi cerita secara berpasangan sebanyak tiga kali. “Apakah kalian sudah mengerti isi cerita itu?,” tanya guru. “Mengerti,” jawab anak-anak. “Baiklah,” kita kembali membaca dalam bahasa Inggris.

Seorang anak bernama Hilal yang bacaannya sudah lebih baik dipanggil untuk membantu kedua anak tersebut. Metode ini disebut Peer Tutoring (Tutor Sebaya). Hilal memimpin bacaan hingga tuntas. Ada perasaan dari Hilal bahwa ilmunya berharga dan terpercaya karena dirinya menjadi rujukan buat rekan pelajar lainnya. Selain itu sang guru hendak memberitahu secara tidak langsung bahwa anak-anak yang hampir seumuran pasti bisa lancar membaca dalam bahasa Inggris, asalkan rajin mengulang. Mereka pun kagum akan kemampuan Hilal dan ingin punya kemampuan yang sama.

Kemudian, guru mengambil alih kelas. Listen and repeat (mendengarkan dan mengulangi) dipraktikkan. Agar tidak repot membuka modul terjemahan, setiap kalimat diterjemahkan secara lisan oleh guru. Pada akhirnya, tingkat kesalahan membaca mereka jauh lebih rendah dari sebelumnya. Senyum bahagia pun terpancar.

Di waktu istirahat, guru mengingatkan agar kedua murid yang bergabung di Kampung Belajar tersebut untuk rajin membaca. Beragam buku telah diberikan kepada mereka. Mereka tinggal memilih buku mana yang merasa nyaman dibaca di waktu santai agar suara komat-kamit mereka terdengar lebih merdu, jelas, dan bermakna.

Zulkarnain Patwa
Bulukumba, 19 Juni 2026

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Kampung Belajar Menembus Kemustahilan

Mendidik segelintir manusia sangat efektif menggunakan personalized learning (pendekatan per individu). Terdapat cukup waktu untuk…

22 jam ago

Belajar Bahasa: Dari Percakapan hingga Mengenal Diri

Hari ketiga pada kelas pagi Kampung Belajar diisi dengan literasi dan percakapan. Para pelajar didampingi…

2 hari ago

Kecerdasan pada Hukum Perulangan

"Apakah conversation (percakapan) ini dihapal?" seorang pelajar bertanya sambil melihat bahan bacaannya. "Tidak," jawab guru.…

3 hari ago

Melirik Hari Pertama di Kampung Belajar

Hari pertama pada jam 9 sampai 12 siang, Kampung Belajar Inggris dihadiri enam orang pelajar,…

4 hari ago

Salah Kaprah tentang Pinisi

Silaturahmi Dr. Horst Liebner ke Rumah Belajar Bersama (RBB) tak lepas dari pembicaraan tentang pelestarian…

5 hari ago

Intelektual Muda Membangun Kampung Halamannya

Masa muda yang penuh semangat menuntut ilmu mempertemukan penulis dengan Hadi Kasmaja Dg Saktiala. Waktu…

6 hari ago