Apakah kita terbiasa melatih para pelajar kita membuat pertanyaan? Biasanya mereka dilatih menjawab pertanyaan-pertanyaan. Mereka yang terbiasa bertanya selalu berupaya menemukan jawaban. Para filosof bahkan malahan masih mempertanyakan jawaban. Dengan demikian pengetahuan terus bergerak.
Dalam Bahasa Inggris, cara membuat pertanyaan disebut Information Question (pertanyaan informasi) yang berisi segala bentuk model pertanyaan. What, who, whom, why, where dan how (apa, siapa untuk subjek, siapa untuk objek, kenapa dan bagaimana) adalah materi inti yang harus diketahui polanya dengan baik sebelum melangkah pada ragam variasi pengembangannya. Pelajar yang sanggup mempertanyakan setiap kata yang mengandung seluruh Information Question dalam satu kalimat dapat dipercaya bahwa ia mengerti materi tersebut.
Bagaimana cara mencapainya? Tahap utama adalah mengerti tenses. Ini tidak bisa ditawar-tawar karena terdapat pola pertanyaan positive interrogative yang menjadi pengantar masuk ke information question. Tahap kedua langkah lebih baik bila pelajar tersebut part of speech (kelas kata). Tapi karena materi ini terlalu panjang untuk dipahamkan, ada baiknya cara membuat pertanyaan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sehingga meskipun pemahaman part of speech dari pelajar terbatas, information question tetap dapat dibuat karena pelajar bisa menggunakan logikanya sendiri untuk menempatkan pertanyaan yang sesuai dengan informasi yang dibutuhkan.
Mungkinkah ini diterapkan pada anak-anak? Patut diakui bahwa hanya segelintir saja anak anak SD yang bisa mempelajarinya. Hal ini bisa saja disebut banyak asalkan memenuhi syarat tahap pertama, memahami tenses. Kami sedang mengembangkan pembelajaran ini untuk dimengerti oleh anak SD. Seorang pelajar berbakat bernama Adeeva, kelas 4 SD, sedang mempelajari information question ini, berlatih tanpa secara lisan dengan harapan dapat dipergunakan dalam komunikasi, percakapan. Dalam dua hari, ia sanggup membuat pertanyaan menggunakan what, whom dan where (apa, siapa untuk objek dan dimana) pada seluruh struktur tenses.
Untuk lebih jelas, kita hadirkan contoh.
+ You study English at school.
+ Kamu belajar Bahasa Inggris di sekolah
+? Do you study English at school?
+? Apakah kamu belajar Bahasa Inggris di sekolah
Information Question menggunakan What dan where. Dari kalimat simple present pada pola +? (Positive Interrogative) tersebut yang diolah dengan menghilangkan hal yang ditanyakan.
Menanyakan ‘English’ menggunakan ‘what’.
What do study at school?
Apa yang kamu pelajari di sekolah?
Jawaban: English (Bahasa Inggris).
Menanyakan ‘at school’ menggunakan ‘where’.
Where do you study English?
Dimana kamu belajar Bahasa Inggris?
Jawaban: at school (di sekolah).
Karena kita mengajarkan pada anak SD, penggunaan contoh pertanyaan ‘whom’ (siapa) dibuatkan kalimat baru.
+ Adeeva meets Adam at school.
+ Adeeva bertemu Adam di sekolah.
+? Does Adeeva meet Adam at school?
+? Apakah Adeeva bertemu Adam di sekolah?
Menanyakan ‘Adam’. Karena kata ‘Adam’ berada pada posisi objek, menggunakan ‘whom’ bermakna ‘siapa’, bukan ‘who’ yang artinya juga ‘siapa’.
Whom does Adeeva meet at school?
Siapa yang Adeeva temui di sekolah?
Jawaban: Adam.
Pola perubahan ini berlaku untuk seluruh tenses sehingga relatif mudah untuk membuatnya asalkan tahu pola kalimat +? (positive interrogative). Contoh pemahaman yang baik yang dilakukan oleh Adeeva adalah bukti bahwa hal ini mampu diterapkan pada anak anak. Ya, memang ada kendala pada cara membuat pertanyaan yang menanyakan subjek tapi itu bisa dijelaskan di akhir agar tidak campur aduk alias membingungkan dengan materi di atas.
Melatih cara membuat pertanyaan dengan struktur yang benar sebagaimana pembelajaran bahasa juga dibahas secara detail dalam materi logika dimana premis (peryataan) dijadikan pertanyaan. Keduanya saling berkaitan selain sama-sama suka bertanya, mereka menuntut kaidah (aturan)! yang benar. Bukankah membuat pertanyaan demikian adalah cara menemukan informasi yang benar? Biarkan pengetahuan terus bergerak maju.
Zulkarnain Patwa
Jum’at, 3 April 2026

Tinggalkan Balasan