Ada perasaan yang sangat membahagiakan dan membanggakan bagi anggota INKAI Sul Sel (Sulawesi Selatan) berkempatan berlatih secara langsung dengan seorang intelektual, ahli bela diri, petinggi TNI dan sekaligus Ketua Umum INKAI se Indonesia. Beliau adalah Prof. Dr. Ivan Yulivan yang sedang mengadakan seminar karate di markas TNI (Tentara Nasional Indonesia) AL (Angkatan Laut) Lantamal VI, Makassar, Sul Sel, Minggu 21 Mei 2023.

Ir. H. Abdul Djalil Razak Ketua INKAI Sulawesi Selatan yang turut serta latihan pada seminar karate Prof. Dr. Ivan Yulivan. Sumber foto: INKAI YONZIPUR 8 Makassar.

Berpuluh puluh tahun lamanya, karena mengarah ke olahraga dengan target Olimpiade, karate seolah ajang pertunjukan dengan trik trik cari poin untuk menang. Tingkat keamanan para atlet agar meminimalkan cedera begitu terjaga agar pertunjukan pada kejuaraan di era modern dapat terus bergulir. Semua itu baik saja sebagai penyemangat untuk berlatih, hiburan dan prestasi.

Penjelasan teknis menangkis Uchi Uke pada Seminar Karate Prof. Ivan Yulivan di Makassar. Sumber foto: INKAI YONZIPUR 8 Makassar, Sul Sel.

Tapi jangan lupa bahwa karate itu sesungguhnya bela diri. Inilah yang menjadi inti pesan seminar Sensei Ivan (Sensei dalam bahasa Jepang, guru) kali ini. Mulai dari awal hingga akhir acara, ia banyak menjelaskan dengan sangat apik disertai praktek gerakan super efektif selaras dengan tubuh yang seharusnya dilakukan para karate ka (ahli karate).

Menenangkan pikiran sebelum dan setelah latihan karate. Sumber foto: INKAI YONZIPUR 8 Makassar, Sul Sel

Para peserta yang sekitar lebih dari 150 orang bersama sama berlatih mengkombinasikan pikiran, hati, nafas, tangkisan, pukulan dan tendangan dll terwujud dalam satu gerakan super cepat yang meledak. Segera setelah ledakan, relaksasi. Meledak, relaksasi. Begitulah seterusnya. Seni mengatur diri ini sehat bagi tubuh bagi kariate ka namun melumpuhkan bagi lawan dan bahkan dapat mematikan dengan sekali serangan saja.

Latihan teknik serangan melumpuhkan. Sumber foto: INKAI YONZIPUR 8 Makassar, Sul Sel

Menjelang akhir seminar, Sensei Ivan mengingatkan bahwa tidak ada serangan pertama dalam karate. Semua Kata (baca: jurus jurus pada karate) dimulai dengan tangkisan. Ini menyangkut pengendalian diri yang bermakna bahwa karate ka sejati itu tidak akan pernah memulai perkelahian atau pertempuran. Tetapi bila semua cara untuk menghindar tidak efektif lagi, seni bela diri karate bertindak secepat kilat.

Latihan kelenturan dan kekuatan otot kaki oleh S. Viktor Shondak Ketua MSH (Majelis Sabuk Hitam) INKAI Sulawesi Selatan pada seminar karate INKAI di Makassar.

Kebahagiaan latihan bersama Sensei Ivan berikut dengan pemikiran tentang ilmu ilmu karate dapat Anda tonton di YouTube Rumah Belajar Bersama . Kami telah berupaya sebisa mungkin merekam semua seminar tersebut agar yang tidak hadir dapat turut serta menikmati dan mempelajarinya.

Zulkarnain Patwa
* Humas INKAI Bulukumba
* Pengajar Rumah Belajar Bersama

Zulkarnain Patwa

Leave a Comment
Share
Diterbitkan oleh
Zulkarnain Patwa

Recent Posts

Matematika Tidak Menakutkan

Pernahkah anda membayangkan anak kelas 1 atau 2 SD mengerti perkalian 1 sampai 9 di…

5 jam ago

Kepentingan Kuliah

Belajar sejak buaian ibu hingga ke liang lahat. Pengingat yang disampaikan Nabi Muhammad SAW ini…

1 hari ago

Permainan Serius

Belajar dengan suasana bermain adalah pilihan yang diberikan pada anak anak setelah pembelajaran serius selesai.…

2 hari ago

Bakat Anak Enam Tahun

Afwa anak TK (Taman Kanak-Kanak) yang suka mengikuti banyak kegiatan belajar. Saat berumur lima tahun,…

2 hari ago

Liburan Belajar Mahasiswa

Kesadaran mengisi liburan dengan belajar itu biasanya dimiliki oleh orang-orang dewasa. Mereka yang sedang berkuliah…

3 hari ago

Menemukan Cara Belajar Efektif

Dunia pendidikan mesti akrab dengan bacaan buku. Tugas para guru bukan sebatas mampu mentransfer pengetahuannya…

3 hari ago